Yang Perlu Dipahami soal Kaldu Ayam untuk Kesehatan Keluarga

Kaldu ayam, bisa jadi andalan banyak orang untuk menyiapkan makanan bagi keluarga. Selain rasa yang enak, kaldu ayam juga banyak dipercaya memiliki gizi yang baik untuk tubuh.
Namun faktanya, hal ini kurang tepat lho, Moms! Demikian menurut Ahli Gizi DR. dr. Tan Shot Yen. Kenapa begitu? Sebab kaldu ayam hanya sumber perasa agar makanan yang dibuat menjadi gurih.
"Kaldu ayam (asli, bukan bubuk atau ekstrak) hanya pemberi rasa gurih (umami) karena asam glutamat dari tulang ayam, dan kalau ada lemak ayamnya paling memberi sedikit tambahkan kalori lemak jenuh," ujar DR. dr. Tan Shot Yen, saat dihubungi kumparanMOM, Sabtu (20/6).
Lebih lanjut, dr. Tan menjelaskan bahwa kaldu ayam menjadi bergizi jika Anda tambahkan dengan makanan bergizi seimbang yaitu, sayur, daging ayam, dan sebagainya. Namun, jika tidak ada tambahan apapun, artinya hanya menjadi rasa gurih saja.
"Kaldu ayam nggak bisa dibilang bergizi. Kaldu prinsipnya kuah umami dari hewan. Dari tulang, atau daging atau campur kulit. Jadi, fungsi kaldu bukan sumber protein ya, itu yang perlu dipahami," jelas dr. Tan.
dr.Tan juga menyarankan agar kita membuat kaldu ayam sendiri agar lebih sehat. Pasalnya kaldu ayam instan biasanya menggunakan tambahan kimia lainnya yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Jika Anda tertarik membuat kaldu ayam sendiri di rumah, berikut kumparanMOM menyiapkan resepnya:
Resep Kaldu Ayam yang Sehat untuk Keluarga
Bahan:
4 liter air
2 sendok makan cuka apel
1-2 kilogram tulang ayam
Garam dan merica, secukupnya
Cara membuat:
Masukkan semua bahan dalam panci besar dan didihkan.
Setelah mendidih, kecilkan api kompor untuk di-simmer selama 12-24 jam. Semakin lama durasi memasaknya, semakin baik pula rasanya dan gizinya.
Setelah di-simmer, diamkan kaldu. Saring ke dalam wadah besar dan buang padatan yang terbentuk.
