Yang Perlu Diperhatikan saat Merawat Bayi Prematur

13 September 2023 17:20
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Yang Perlu Diperhatikan saat Merawat Bayi Prematur. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Bayi yang lahir prematur biasanya membutuhkan perawatan khusus, sesaat setelah mereka lahir. Beberapa tes harus mereka lewati untuk memastikan tubuhnya berkembang dengan baik.
ADVERTISEMENT
Ya, Moms, saat masih berada di rumah sakit, memberi perawatan terhadap bayi yang lahir prematur bukanlah hal yang menyulitkan. Apalagi dengan segala fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut.
Namun, bagaimana merawat anak-anak yang lahir prematur saat mereka sudah dibawa pulang ke rumah?
Bayi prematur. Foto: Shutterstock

Pahami Cara Merawat Bayi Prematur

Sebelum Anda meninggalkan rumah sakit, ikuti kursus CPR bayi. Hal ini dapat menyelamatkan nyawa bayi yang berhenti bernapas. Tanyakan hal-hal yang masih belum jelas. Buatlah catatan agar Anda tak melupakan hal tersebut.
-Pastikan Anda Merasa Nyaman Merawat Bayi
Hal ini sangat penting jika Anda perlu menggunakan monitor kesehatan atau memberikan obat-obatan, oksigen atau perawatan lainnya kepada bayi Anda. Tanyakan ke dokter apakah Anda perlu menghubungi mereka saat bayi menunjukkan gejala tertentu, seperti masalah pernapasan atau makan.
ADVERTISEMENT
-Diskusikan Pemberian Makan
Tanyakan kepada tim medis mengenai kebutuhan bayi Anda akan nutrisi tambahan. Tim mungkin menyarankan agar Anda menggunakan produk seperti suplemen fortifier ASI atau susu formula bayi prematur.
Ingatlah bahwa bayi prematur sering kali makan lebih sedikit dan mungkin perlu diberi makan lebih sering dibandingkan bayi cukup bulan. Cari tahu berapa banyak dan seberapa sering bayi Anda harus makan.
-Lindungi Kesehatan Bayi
Bayi prematur lebih mungkin terkena penyakit serius dibandingkan bayi baru lahir lainnya. Usahakan sebisa mungkin menjauhkan bayi Anda dari tempat keramaian. Pastikan setiap orang yang bersentuhan dengan bayi Anda mencuci tangannya terlebih dahulu. Mintalah orang yang sakit untuk menunda kunjungannya.
Bayi prematur mempunyai risiko lebih tinggi terkena penyakit serius yang disebut infeksi RSV. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Ini mempengaruhi paru-paru dan organ lain yang terlibat dalam pernapasan.
ADVERTISEMENT
-Ikuti Jadwal Pemeriksaan
Anda harus mengikuti jadwal pemeriksaan kesehatan yang telah diberikan dokter. Pada awalnya, bayi mungkin perlu menemui penyedia layanan kesehatan primer setiap satu atau dua minggu. Dengan begitu pertumbuhan bayi, kondisi kesehatan dan perawatan bayi bisa terkontrol.
-Pastikan Bayi Divaksinasi
Vaksin membantu melindungi orang dari penyakit berbahaya. Bayi prematur disarankan mendapatkan vaksin sesuai dengan kondisi kesehatannya. Tim dokter akan menjelaskan tentang jadwal kapan bayi Anda harus menerima setiap vaksin.
Merawat bayi prematur memang penuh tantangan. Anda mungkin khawatir tentang kesehatan bayi Anda. Anda juga mungkin merasa bersalah atau kewalahan.

Nah beberapa tips berikut mungkin dapat membantu melalui masa sulit ini:

-Pelajari Lebih Banyak Hal Tentang Kesehatan Bayi
Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan bayi Anda. Mintalah pamflet, buku dan website terpercaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perawatan bayi prematur Anda.
ADVERTISEMENT
-Jaga Diri
Istirahat sebanyak yang Anda bisa. Makanlah makanan sehat agar Anda lebih kuat dan lebih mampu merawat bayi Anda.
-Ingkatkan Persediaan ASI
Gunakan pompa payudara sampai bayi Anda bisa menyusu. Minta bantuan staf rumah sakit. Mereka dapat menunjukkan cara menggunakan pompa ASI dan menemukan perlengkapan yang Anda perlukan untuk menyimpan ASI.
-Terima Bantuan Orang Lain
Biarkan teman dan keluarga membantu Anda. Mereka dapat merawat anak-anak Anda yang lain, menyiapkan makanan, membersihkan rumah atau menjalankan tugas lain. Ini membantu Anda menghemat energi untuk bayi Anda.
-Buatlah Jurnal
Tuliskan rincian perkembangan bayi, beserta pikiran dan perasaan Anda sendiri. Anda mungkin ingin menyertakan foto si kecil. Dengan begitu bisa melihat seberapa besar perubahan anak Anda dari minggu ke minggu.
ADVERTISEMENT