Yang Perlu Orang Tua Perhatikan saat Memilih Sekolah Anak
10 Desember 2023 18:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
Yang Perlu Orang Tua Perhatikan saat Memilih Sekolah Anak
Penjelasan psikolog seputar cara orang tua memilih sekolah untuk anak.kumparanMOM

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Mencari sekolah yang tepat untuk anak ini juga menjadi perhatian salah satu selebriti tanah air, Chelsea Olivia. Ia menyebut, orang tua dan sekolah harus memiliki visi yang sama.
Menurut ibu dua anak itu, gaya mendidik antara orang tua dan sekolah juga harus sejalan. Hal itu dilakukan agar anak bisa tumbuh dengan bahagia. Kemudian, orang tua juga harus tahu potensi si kecil.
"Jadi sedini mungkin kita harus bisa menggali potensi. Karena kalau misalnya memilih sekolah yang salah, bukan anaknya yang semakin pintar, tapi anaknya malah semakin stres," ujar Chelsea dalam acara Enfagrow A+ Masterclass di Shangri-La Hotel Jakarta, Minggu (10/12).
Kata Psikolog soal Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak
Menanggapi hal itu, Psikolog Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia Prima, menyebut orang tua harus cermat memilih sekolah untuk anak. Orang tua juga harus paham jenis atau tipe sekolah yang cocok untuk si kecil.
ADVERTISEMENT
"Misalnya 'Oh mau sekolah dengan teori yang lebih banyak', berarti pilihannya akan berbeda. Nah, dari situ, ketika kita visit ke sekolah, kita minta ngobrol sama kepala sekolahnya," ujar Saskhya.
"Tanya sebenarnya sekolah ini visi misinya apa, mau menjadikan anak seperti apa. Apa sih misalnya, apa-apa saja yang sekolah mau tujukan ke anak. Keluar dari sini, mau jadi anak yang seperti apa," sambungnya.
Orang tua juga harus melihat materi pembelajaran seperti apa yang diterapkan sekolah ke para siswa. Metode ini akan berhubungan dengan ilmu apa yang anak dapatkan setiap hari.
"Abis itu tanya lagi, boleh nggak minta assesmentnya, tongkrongin setiap hari. 'Gimana? saya mau lihat',’’ ujar Saskhya.
Di sisi lain, orang tua juga bisa melakukan tes IQ pada anak sebelum usia sekolah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui letak potensi anak. Sehingga orang tua dapat memilih sekolah yang bisa memaksimalkan kemampuan anak.
ADVERTISEMENT
"Itu jadi input yang baik buat, oh apakah lebih bagus ke project atau non project. Itu nanti dilihat," imbuhnya.
"Kemudian gaya belajarnya sesuai atau nggak. Jenis tesnya itu biasanya melambangkan sekolah maunya menerima anak dengan kemampuan seperti apa,” sambungnya.
Ia menyebut, orang tua bisa menilai sekolah dari bagaimana pihak sekolah tersebut 'melihat' dan memperlakukan anak.Sebab, tambah Sakhya, sekolah bisa memiliki penilaian yang berbeda terhadap satu anak yang aktif.
"Anak aktif bisa dilihat sebagai masalah dan sebagai potensi. Aku lebih suka yang kedua (potensi). Kenapa? karena sekolah melihat anak aktif sebagai potensi. Kalau anak aktif masuk sekolah dengan anak-anak aktif dia bisa akan PD. Tapi kalau anak aktif masuk sekolah dengan rata-rata siswa diam, dia bisa insecure," ujar Saskhya.
ADVERTISEMENT
"Jadi kalau anak kita nilainya drop, nggak maju kayak teman-teman yang lain coba kita cek. Jangan-jangan dia di lingkungan yang nggak cocok," ujarnya.
