Yuk, Bijak Atur Waktu Konsumsi Digital Anak demi Kesehatan dan Tumbuh Kembangnya
·waktu baca 2 menit

Moms, apakah anak Anda betah banget pegang HP sampai lupa waktu? Bahkan ada yang bisa main berjam-jam tanpa jeda. Memang gadget itu bagian dari hidup kita sekarang, tapi kalau tidak diatur, dampaknya bisa besar untuk tumbuh kembang anak.
Menurut Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah I, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA),
Devy Nia Pradhika, penggunaan gadget pada anak sebenarnya tidak dilarang.
“Memegang HP itu boleh, tapi untuk hal-hal yang positif. Karena anak-anak masih usia dini, perlu ada batasnya,” ujarnya dalam acara Welcome HOME: Lindungi Anak, Lindungi Masa Depan di Depok, Selasa (12/8). di Depok, Selasa (12/8).
Alasan Penggunaan Gadget Anak Perlu Diatur
Gadget bisa menjadi sumber belajar, hiburan, bahkan sarana komunikasi. Tapi, tanpa pengawasan, anak bisa terpapar konten yang tidak sesuai umur atau kecanduan bermain game berjam-jam. Akibatnya, waktu bermain fisik, belajar, dan istirahat, jadi berkurang.
Banyak penelitian yang mengungkap dampak buruk penggunaan gadget yang tidak terkontrol, mulai dari mengganggu perkembangan kognitif, motorik, keterampilan berbahasa, hingga memicu masalah mental di kemudian hari. Belum lagi dampak gangguan kesehatan fisik, seperti lebih berpotensi mengalami obesitas, diabetes, hipertensi, dan masih banyak lagi.
“Untuk itu, tetap perlu pendampingan dan edukasi pada anak tentang penggunaan gadget,” ucap Devy.
Tips Mengatur Waktu dan Isi Konsumsi Digital Anak
Tetapkan Jadwal Harian Buat kesepakatan bersama anak, misalnya maksimal 1–2 jam sehari di luar jam sekolah. Saat waktu habis, Anda bisa alihkan ke aktivitas lain seperti menggambar, membaca, atau bermain di luar rumah.
Dampingi saat Menggunakan Gadget Bukan hanya waktunya yang perlu dikontrol, tapi juga isinya. Pastikan anak mengakses konten yang aman, edukatif, dan sesuai usia. Gunakan juga fitur parental control yang ada di sejumlah platform.
Ajari Anak Memilih Konten Positif Kenalkan aplikasi belajar, video edukasi, atau game yang melatih kreativitas. Dengan begitu, anak terbiasa mencari hiburan yang bermanfaat.
Jadilah Role Model Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Kalau Anda juga bijak dalam menggunakan gadget, anak akan menirunya.
Batasan itu bukan untuk membatasi kebebasan anak, tapi melindungi mereka dari hal-hal jahat yang bisa kita hindari. “Boleh saja memegang HP, tapi gunakan untuk hal positif dan pastikan ada batasnya,” tutup Devy.
