1.000 Ton Beras Bantuan Indonesia Sudah Tiba di Somalia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Bantuan beras dari ACT untuk Somalia (Foto: Dok. ACT)
zoom-in-whitePerbesar
Bantuan beras dari ACT untuk Somalia (Foto: Dok. ACT)

Setelah melalui perjalanan selama 35 hari di laut, kapal yang mengangkut bantuan beras dari Indonesia akhirnya tiba di Somalia. Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menempuh jarak ribuan kilometer sebelum akhirnya berlabuh di Pelabuhan Mogadishu.

Beras seberat 1.000 ton itu merupakan bantuan dari masyarakat Indonesia melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Presiden ACT Ahyudin bersyukur bantuan beras itu dapat tiba di Mogadishu dengan selamat.

[Baca: Kapal Pembawa 1.000 Ton Beras ke Afrika Melaut Besok]

"Kami berterima kasih kepada segenap masyarakat Indonesia yang sudah mendukung penuh gerakan kemanusiaan ini sampai ke Somalia. Semoga bantuan ini akan meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang sedang dilanda kelaparan luar biasa," kata Ahyudin dalam keterangan tertulisnya yang diterima kumparan (kumparan.com), Rabu (7/6).

Bantuan beras dari ACT untuk Somalia (Foto: Dok. ACT)
zoom-in-whitePerbesar
Bantuan beras dari ACT untuk Somalia (Foto: Dok. ACT)

Datangnya kapal yang membawa bantuan ini mendapat sambutan dari masyarakat sekitar. Sebanyak total 40 kontainer diturunkan perlahan dari atas kapal MSC Capri.

Bantuan ini diterima langsung oleh Mariam Kasim Menteri Kemanusiaan dan Bencana Somalia, sebuah kementerian baru yang dibentuk oleh Pemerintahan terpilih Somalia untuk mengatasi masalah pelik bencana kelaparan.

Ia bersyukur dengan adanya bantuan dari masyarakat Indonesia ini. Kasim pun memastikan bantuan beras ini akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kami kepada Indonesia yang sudah kumpulkan bantuan untuk saudara-saudara mereka di somalia. Mudah-mudahan Allah membalas semuanya. Saya akan segera menggerakkan Komite Kelaparan Somalia untuk distribusikan beras ini kepada keluarga paling membutuhkan," ujar Maria Kasim.

Secara terpisah, Bambang Triyono selaku Director of Global Humanity Response ACT menambahkan bantuan 1000 ton beras itu nantinya akan disalurkan untuk tiga provinsi di Somalia. "InsyaAllah bantuan beras akan didistribusikan untuk 200 ribu jiwa di tiga provinsi. Masing-masing akan diarahkan untuk Provinsi Banaadir 500 ton, Provinsi Southwest State 250 ton, dan Provinsi Hirsshabelle 250 ton," kata Bambang.