1.800 Personel Disiagakan Amankan Laga Persib vs Persis di GBLA

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana suporter Persib Bandung sebelum menyaksikan pertandingan Persib Bandung di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana suporter Persib Bandung sebelum menyaksikan pertandingan Persib Bandung di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Kepolisian menyiapkan 1.800 personel untuk mengamankan laga Persib Bandung melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin malam (27/10).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan sekitar 10.000 tiket telah terjual untuk pertandingan tersebut.

“Kami juga sudah melaksanakan pengamanan seperti saat melawan Selangor. Kurang lebih 1.800 anggota telah kami siapkan,” ujar Budi, Senin (27/10).

Menurut Budi, kepolisian juga melakukan penyekatan terhadap suporter untuk memeriksa barang-barang berbahaya dan mencegah masuknya pendukung tim lawan.

“Selain menyekat barang-barang berbahaya, kami juga menyekat agar tidak ada suporter lawan yang masuk ke lingkungan GBLA,” ucapnya.

Pemain Persib Bandung Adam Alis (kedua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Giovani J.H.Dacosta Numberi (kedua kanan) saat pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Budi mengimbau Bobotoh atau suporter Persib agar tidak membawa flare, senjata tajam, minuman keras, atau barang berbahaya lainnya ke dalam stadion.

“Nanti kami akan melakukan pengecekan dan mengamankan siapa pun yang membawa barang berbahaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan tentang suporter Persis Solo yang mencoba masuk ke GBLA. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan antisipasi.

“Untuk laga ini memang belum diperbolehkan ada suporter dari Persis Solo yang datang ke sini, tapi kami tetap antisipasi karena bisa saja mereka mencoba masuk tanpa atribut,” kata Budi.