1 Keluarga Tewas di Kalideres: Pak RT Ungkap Keseharian Keluarga

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua RT 07/15 Kelurahan Kalideres Asyung.  Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua RT 07/15 Kelurahan Kalideres Asyung. Foto: Ananta Erlangga/kumparan

Ketua RT 07/15 Kelurahan Kalideres Asyung mengungkap kondisi satu keluarga yang ditemukan tewas secara misterius di dalam sebuah rumah di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11) malam.

Asyung menceritakan, semula dia mengaku sering menerima laporan para warga atas keluhan akan adanya bau yang tidak sedap di rumah keluarga tersebut seminggu belakangan.

"Awalnya baunya tidak menyengat, tetangga korban lapor 'Pak ini ada bau bangkai', terus saya bilang siap nanti saya cek," katanya kepada wartawan, Jumat (11/11).

Dirinya pun melakukan pengecekan terhadap rumah tersebut bersama beberapa warga lain Kamis (10/11) petang.

Asyung menceritakan, saat didatangi, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dengan listrik yang sudah mati.

Saat dipanggil, tidak ada respons dari sang penghuni rumah. Warga akhirnya mendobrak pagar besi rumah tersebut menggunakan linggis.

"Hari Kamis akhirnya saya cek, rumah terkunci dari dalam akhirnya kita dobrak pakai linggis. Kemudian saya ke dalam. Di dalam itu ada jendela, karena situasi gelap. Saya buka kordennya, saya lihat yakin itu mayat," kata Asyung.

Asyung akhirnya melaporkan hal ini ke polisi. Setengah jam berselang beberapa anggota Polsek Kalideres datang. Mereka akhirnya secara bersama-sama mendobrak pintu rumah tersebut.

Kondisi terkini rumah yang semua penghuninya ditemukan tewas membusuk di Jl. Taman Asri 3, RT.9/RW.4, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan

Dugaan Asyung ternyata benar, apa yang disaksikannya dari balik gorden jendela ternyata merupakan mayat yang sudah membusuk dengan identitas BG (68).

Kondisinya sudah mengering dengan posisi duduk selonjoran bersandar pada dinding.

Tak berhenti disitu, Asyung ternyata kembali menemukan dua mayat perempuan di ruang tengah. Mereka adalah RM (68) dan DF (42) yang merupakan ibu dan anak.

"Posisi yang di ruang tamu duduk sandaran di tembok selonjoran. Kita masuk lagi ternyata ada dua lagi. Kita kaget lah, di ruang tengah ada dua mayat perempuan ibu dan anak. Ibunya ada di atas kasur sudah kering. Anaknya yang tidur di bawahnya," jelas Asyung.

Bergerak ke kamar belakang, warga akhirnya menemukan mayat sang kepala keluarga RG (71) dalam kondisi tertidur di atas kasur.

"Yang di belakang ditemukan lagi satu jenazah, kering juga (kondisinya)," katanya.

Saat penggeledahan itu juga ternyata warga juga tidak mendapati adanya makanan maupun minuman di dalam rumah tersebut. Hal ini selaras dengan keterangan polisi yang menyebut keluarga itu sudah tidak mengkonsumsi makanan dalam waktu yang lama.

"Iya kosong (tidak ada makanan), kalau kondisi rumah masih rapi," katanya.

Kondisi terkini rumah yang semua penghuninya ditemukan tewas membusuk di Jl. Taman Asri 3, RT.9/RW.4, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan

Disebut Tertutup, Ketua RT Tak Mengetahui Apa Pekerjaan Korban

Asyung mengatakan keluarga RG sudah menempati rumah tersebut selama lebih dari 20 tahun. Namun, selama itu pula ia mengaku tidak tahu-menahu terkait aktivitas keseharian warganya itu, termasuk apa pekerjaan mereka.

Hal ini lantaran keluarga tersebut tak pernah bersosialisasi pada sesama warga dan sangat tertutup. Satu-satunya hal yang diketahui Asyung hanya sebatas data-data yang ada di KK yang menyebutkan semua penghuni rumah tersebut merupakan pekerja swasta dan beragama kristen.

"Keseharian keluarga sangat tertutup, tidak ada komunikasi. Itupun kalau ada kegiatan lingkungan saya baru panggil kayak penyemprotan disinfektan, jumantik dan lain-lain. Kalau pekerjaan kurang jelas, tidak tahu juga," katanya.

"Kami pun tidak mengetahui kegiatan secara persis, kadang-kadang mamanya sama anaknya ke pasar beberapa bulan lalu naik motor. Jarang saudara yang berkunjung, mungkin hubungannya dengan saudaranya kurang harmonis saya juga kurang tahu. Makanya saudaranya jarang berkunjung ke mari," sambungnya.

Bahkan, saking tertutupnya anggota keluarga tersebut tidak ada yang masuk grup RT.

"Kita ada grup (Whatsapp) RT cuma mereka enggak (mau) masuk," jelas Asyung.

Kondisi terkini rumah yang semua penghuninya ditemukan tewas membusuk di Jl. Taman Asri 3, RT.9/RW.4, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan

Aset Keluarga Hanya Berupa Satu Unit Motor dan Mobil

Saat disinggung terkait dugaan pencurian terhadap mobil keluarga itu, Asyung mengakui memang keluarga RG memiliki satu unit mobil Honda Brio dan sebuah motor Honda Scoopy.

Namun, terkait dugaan pencurian Asyung mengaku tidak tahu menahu. Yang dia ketahui bahwa ia sudah tidak melihat penampakan dua kendaraan tersebut sejak tiga bulan ke belakang.

"Aset ada mobil Brio dan motor Scoppy, terakhir dilihat 3 bulan lalu. Kalau dijual atau apa saya tidak tahu, kan jual mobil tidak harus lapor RT," tandasnya.