1 Pelaku Pengeroyok Kader PDIP Menyerahkan Diri ke Polisi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)

Seorang pelaku pengeroyokan Widodo, wakil ketua ranting PDI-P Jelambar, Jakarta Barat, menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Duren. Pelaku berinisial I tersebut secara sukarela datang ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pada Minggu (8/1) dini hari.

"Pelaku berinisial I telah menyerahkan diri dini hari tadi sekitar pukul 02.45 WIB ke Polsek Tanjung Duren," ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Royce Harry Langie saat dikonfirmasi kumparan, Minggu (8/1).

Royce mengatakan ada satu orang pelaku lain yang saat ini masih dicari. "I sudah menyerahkan diri, saat ini yang masih dicari adalah F," jelas dia.

Sekjen PDI-P Hasto Kristianto menjenguk  Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDI-P Hasto Kristianto menjenguk Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)

7 Orang yang ada di lokasi kejadian telah dimintai keterangan oleh polisi terkait penyerangan tersebut. Namun mereka masih berstatus saksi karena belum ditemukan fakta kalau mereka ikut melakukan pemukulan terhadap Widodo.

"Sebenarnya 7 orang yang berada di lokasi, saat kejadian telah kita panggil untuk dimintai keterangan. Tapi yang benar melakukan ya 2 orang ini (I dan F)," kata Royce.

Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)

I adalah M. Irvan yang merupakan Ketua Laskar FPI Grogol Petamburan. Versi FPI, Widodo bukan dikeroyok, namun kalah dalam duel satu lawan satu yang juga inisiatif Widodo.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 7 Januari lalu sekitar pukul 21.00 WIB. Widodo dikeroyok beberapa orang hingga mengalami sejumlah luka di bagian muka dan kepala. Kejadian ini langsung dilaporkan Widodo ke pihak kepolisian.