1 Penumpang KA Brantas Masih Dirawat di RS, Alami Dislokasi
·waktu baca 2 menit

Satu penumpang kereta api (KA) Brantas masih mendapat perawatan di rumah sakit karena mengalami dislokasi di bagian kaki usai melompat dari kereta. Namun penumpang tersebut dalam kondisi sehat.
"Kakinya mengalami dislokasi dan masih dirawat di Rumah Sakit Kariadi. Kita ajak ngobrol semalam. Kondisi bisa diajak komunikasi. Korban hanya 1 itu," ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, Rabu (19/7).
Ia mengatakan, penumpang perempuan itu mengalami cedera saat melompat dari kereta. Diduga ia panik dan kaget saat insiden tersebut sehingga pijakannya kurang tepat.
"Dari keterangan sementara yang kita minta, karena kaget ya, kondisi panik di situ jadi penumpang diteriaki untuk turun, ini kan ibu-ibu lompat sekian meter dari situ mungkin pas lompat kakinya tidak tepat," jelas dia.
Polisi juga masih mengambil keterangan dari sopir truk warga Kendal berinisial HS (43) dan kernetnya berinisial S warga Temanggung. Keduanya masih berstatus sebagai saksi dan dalam kondisi sehat.
"Saat ini pemeriksaan masih berstatus saksi, selesai kita minta keterangan semua saksi kita gelarkan perkara, baru nanti apakah ini bisa naik ke penyidikan, atau perlu pendalaman lagi," jelas dia.
Terkait kemungkinan, adanya tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini, ia mengatakan masih butuh proses untuk menaikkan perkara ini ke tingkat penyidikan dan menetapkan tersangka.
"Saat ini pemeriksaan masih berstatus saksi, selesai kita minta keterangan semua saksi kita gelarkan perkara, baru nanti apakah ini bisa naik ke penyidikan, atau perlu pendalaman lagi," kata Yunaldi.
