1 Peserta Pesta Gay di Surabaya Pegawai Sekda Sidoarjo, Statusnya P3K Bukan ASN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi LGBT. Foto: ie27/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi LGBT. Foto: ie27/Shutterstock

Polisi mengungkap salah satu peserta pesta seks sesama jenis atau pesta gay di salah satu hotel di Surabaya pada Sabtu (18/10) merupakan Aparat Negeri Sipil (ASN) asal Sidoarjo, Jawa Timur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengatakan bahwa ia adalah seorang karyawan di Sekretaris Daerah yang statusnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bukan ASN.

"Staf baru 6 bulan di Bagian Umum Sekretariat Daerah, bukan PNS seperti yang diinfokan tetapi P3K," ujar Fenny saat dikonfirmasi, Rabu (22/10).

Namun, Fenny belum menerangkan lebih lanjut terkait identitas dan status kepegawaian pria tersebut saat ini.

Sebelumnya, sebanyak 34 orang ditangkap polisi karena menggelar pesta gay di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (18/10).

Polisi amankan 34 orang yang diduga sedang melakukan kegiatan pesta seks sesama jenis di Surabaya, Sabtu (18/10/2025). Foto: Instagram/@samaptapolrestabessby

Penggerebekan dilakukan Ditsamapta dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Berdasarkan video yang dibagikan Ditsamapta Polrestabes Surabaya di Instagram, terlihat para pria itu berada di satu kamar saat dilakukan penggerebekan. Beberapa di antaranya tidak mengenakan pakaian.

Para pria tersebut sempat ditanyai identitasnya oleh polisi. Salah satu di antaranya mengaku Pegawai Negeri Sipil (PNS), tapi tidak diungkap instansinya.

Mereka kemudian diborgol dengan kabel ties dan dibawa ke truk polisi.

Kini, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pasal hingga peran masing-masing tersangka belum diungkap.

Sementara itu, Public Relations hotel, Kus Andi, menyampaikan terkait kapasitas tamu ketika itu, mereka memesan dua kamar yang tersambung.

"Itu pesanan kamarnya connecting door. Kami juga menghargai privasi para tamu," ucap Andi.