1 Tentara Jepang Tewas Akibat Penembakan Massal di Tempat Latihan Militer

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lapangan tembak Pasukan Bela Diri Jepang (SDF), di mana seorang remaja anggota Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan setelah insiden penembakan, digambarkan di Gifu, Prefektur Gifu, Jepang. Foto: Kyodo/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Lapangan tembak Pasukan Bela Diri Jepang (SDF), di mana seorang remaja anggota Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan setelah insiden penembakan, digambarkan di Gifu, Prefektur Gifu, Jepang. Foto: Kyodo/via REUTERS

Satu dari tiga korban luka penembakan di tempat latihan militer Jepang dilaporkan tewas. Ketiga korban penembakan merupakan anggota Pasukan Bela Diri (SDF) atau tentara Jepang.

Pelaku penembakan pada Rabu (14/6) di kota Hino telah ditangkap. Lembaga penyiaran NHK mengutip pernyataan salah seorang pejabat Kementerian Pertahanan melaporkan, pelaku adalah anggota SDF berusia 18 tahun.

NHK menambahkan, dua orang korban luka lainnya kini masih menjalani perawatan.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno, mengatakan insiden berlangsung di tempat latihan tembak SDF. Seorang pejabat SDF menambahkan, sebanyak delapan tembakan dilepaskan oleh pelaku.

Laporan lain diterima NHK, satu korban berusia 50an dan dua lagi berusia 20an. Identitas korban jiwa masih belum diungkap.

NHK memastikan tidak ada warga sipil yang menjadi korban, demikian dikutip dari Reuters.

Kekerasan bersenjata jarang terjadi di Jepang. Sebab, izin kepemilikan senjata sulit didapatkan.

Kendati demikian, beberapa tahun terakhir aksi kekerasan bersenjata di Jepang meningkat. Salah satu korbannya adalah eks PM Jepang Shinzo Abe yang kehilangan nyawa akibat ditembak saat kampanye 2022 lalu.