1 Orang Tewas Akibat Tawuran Suporter Bola di Pasar Rebo

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi kejadian kericuhan di Pasar Rebo, Jakarta Timur (Foto: Adhim Mugni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi kejadian kericuhan di Pasar Rebo, Jakarta Timur (Foto: Adhim Mugni/kumparan)

Kericuhan suporter Persitara Jakarta Utara, NJ Mania, dengan pedagang di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (4/8) sore tadi berujung maut. Satu orang tewas, namun identitasnya belum diketahui sebab korban tidak membawa kartu identitas.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. "Sementara (korban) tewas masih satu," kata Argo saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (4/8).

Kejadian bermula saat sejumlah suporter NJ Mania berangkat dari Stadion Tugu Koja, Jakarta Utara, untuk menyaksikan pertandingan lanjutan Liga 3 di Stadion Brigif 1 Kalisari. Persitara Jakarta Utara bertanding melawan tim ABC Wirayuda.

NJ Mania berangkat pada pukul 12.30 WIB menggunakan 14 kendaraan. Yakni 4 unit Metromini, 1 unit bus Kopami Jaya, 3 unit Kopaja, 2 unit Mikrolet, 1 unit KWK dan 3 unit minibus. Ada 300 orang yang berangkat, dipimpin oleh Farid.

video youtube embed

Namun saat melintasi Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Kantor Pajak Pasar Rebo, para suporter tiba-tiba turun ke jalan untuk mengambil makanan dan minuman dari pedagang di sekitar kawasan itu. Tidak terima dengan kelakuan suporter, para pedagang melakukan perlawanan.

Bentrokan antara suporter dan pedagang pun tidak dapat dihindari. Selain satu orang meninggal dunia, dua orang lainnya dilarikan ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan perawatan.

Setelah bentrokan terjadi, NJ Mania kemudian mengarah ke Jalan Pendidikan, tepatnya di samping Mall Cijantung. Rombongan NJ Mania itu kemudian dihalau petugas dan diarahkan melalui Jalan RA Fadilah menuju Yonkaf 7 lewat Universitas Gunadarma, kericuhan pun berhasil diredakan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap saksi. "Sementara masih pendalaman dan pemeriksaan saksi," pungkas Argo.