100 Ribu Personel TNI Dikerahkan Jaga Pelantikan Prabowo-Gibran
ยทwaktu baca 2 menit

Ratusan ribu personel TNI dikerahkan untuk menjaga pelantikan Prabowo-Gibran pada Minggu (20/10). Hal itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Silang Monas Jumat (18/10).
Agus bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin lagsung apel pengamanan pasukan yang dilakukan TNI bersama Polri.
"Kita melaksanakan apel kesiapan dalam rangka pelaksanaan pengamanan pelantikan presiden, personel dari TNI 100 ribu," ujar Agus kepada para jurnalis.
Sementara itu, khusus untuk tamu VVIP yang akan datang di dalam pelantikan, Agus menyebut TNI menurunkan sebanyak 24.200 personel.
Mereka tergabung ke dalam total 10 satuan tugas (satgas) pengamanan presiden-wapres yang disebut sebagai Komando Gabungan Terpadu Pengamanan (Kogabpadpam).
Komando itu akan dipimpin oleh Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya TNI Rachmad Jayadi. Satgas ini akan bekerja dalam operasi pengamanan yang akan berlangsung hingga tanggal 23 Oktober mendatang.
Berikut rincian 10 satgas TNI tersebut:
Satgas Pamwil Jakarta (Kodam Jaya) 5.768 Personel + 16.421 personel (BKO).
Satgas Pam VVIP (Paspampres) 1.541 Personel + 3798 personel (BKO).
Satgas Passus (Koopsus TNI) 142 Personel.
Satgas Penerangan (Puspen TNI) 35 Personel.
Satgas Medis (Puskes TNI) 57 Personel.
Satgas Intel (Bais TNI) 128 Personel.
Satgas Laut (Koarmada I) 1.145 Personel.
Satgas Udara (Koopsud 1) 2.254 Personel.
Satgas Komlek (Satkomlek TNI) 60 Personel.
Satgas Siber (Siber TNI) 14 Personel.
Selain 10 satgas, TNI juga menurunkan 20 personel dari Mabes TNI.
Agus pun memastikan akan ada anti-drone hingga sniper yang diterjunkan pada pelantikan nanti.
Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengamanan kegiatan yang puncaknya terjadi pada 20 Oktober itu.
"Ya, jadi semua kita kerahkan untuk pengamanan khususnya VVIP untuk ring 1 dari paspampres lengkap dengan sniper dan anti-drone dan ring 2, 3 pasukan TNI dan kepolisian," ujar Agus.
