108 Hotel Siap Ditempati Jemaah Haji RI 2023 di Makkah, Berikut Ini Sebarannya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah Haji Kloter 1 tiba di Madinah, Rabu (24/5/2023). Foto: Dok. Media Center Haji
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah Haji Kloter 1 tiba di Madinah, Rabu (24/5/2023). Foto: Dok. Media Center Haji

Kabar baik bagi para jemaah haji yang hendak berangkat ke Tanah Suci Makkah pada tahun ini. Pemerintah telah bekerja sama dengan otoritas Arab Saudi untuk menyediakan 108 hotel berkualitas di lima kawasan yang sudah siap ditempati oleh para jemaah haji.

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, dalam keterangan tertulis yang diterbitkan oleh Humas Kementerian Agama RI pada Sabtu (27/5).

Cholid menerangkan, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama telah menerbitkan sebuah keputusan terkait Penempatan Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah 1444 H/2023 Masehi.

Keputusan soal hotel mana saja yang akan ditempati para jemaah nantinya berdasarkan pada sebaran embarkasi keberangkatan mereka dari Tanah Air.

“Ketentuan penempatan jemaah haji Indonesia sudah terbit. Ini akan menjadi pedoman penempatan jemaah haji Indonesia saat tiba di Makkah. Penempatan itu berdasarkan sebaran embarkasi keberangkatan mereka,” jelas dia.

Sebaran wilayah hotel untuk jemaah haji Indonesia di Makkah tahun 1444 H/2023 M. Foto: Humas Kementerian Agama RI

Menurut Cholid, pihaknya telah melakukan pengecekan akhir dan 108 hotel yang dikontrak sudah siap digunakan sebagai tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama menunaikan ibadah di Makkah.

Ratusan akomodasi jemaah ini dilaporkan setara dengan hotel bintang tiga — bahkan ada pula di antaranya yang setara dengan hotel bintang empat dan lima.

Lebih lanjut, 108 hotel tersebut tersebar di lima kawasan yang berada di pusat kota Makkah, antara lain: Mahbas Jin (17 hotel), Jarwal (10), Raudlah (15), Misfalah (26), dan Syisyah (40). Cholid menambahkan, lokasi hotel itu terbagi dalam 11 sektor dan satu sektor khusus Masjidil Haram.

Untuk mendukung berlangsungnya ibadah dengan baik, pemerintah memilih hotel yang berjarak tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram. Hotel di kawasan Jarwal merupakan yang terdekat dari situs paling suci dalam agama Islam — Masjidil Haram, dengan jarak hanya sekitar 850 meter.

Arab Saudi menamai area perluasan mataf (tempat Tawaf) di Masjidil Haram "Serambi Saudi" atau Saudi Portico, Mei 2023. Foto: gph.gov.sa

Sementara hotel dengan jarak terjauh yakni di kawasan Syisyah, yang berjarak sekitar 4,3 km dari Masjidil Haram. Selain itu, guna mendukung sarana transportasi bagi jemaah haji untuk pulang-pergi ke hotel, pemerintah juga telah menyediakan kendaraan khusus.

“PPIH Arab Saudi telah siapkan Bus Selawat untuk mengantar jemaah ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Bus Selawat ini akan beroperasi selama 24 jam,” tutur Cholid.

Adapun seluruh persiapan ini dimatangkan menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan tiba di Makkah pada 2 Juni 2023.

Melansir dari keterangan tertulis Kementerian Agama RI, berikut ini adalah sebaran demarkasi per provinsi untuk hotel para jemaah haji Indonesia di Makkah tahun 1444 H/2023 Masehi:

1. Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS)

a. Jemaah asal Jawa Barat,

b. Menempati wilayah Mahbas Jin

2. Embarkasi Kertajati (KJT)

a. Jemaah asal Jawa Barat,

b. Menempati wilayah Mahbas Jin dan Syisyah

3. Embarkasi Makassar (UPG)

a. Jemaah asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat

b. Menempati wilayah Syisyah

4. Embarkasi Batam (BTH)

a. Jemaah asal Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi

b. Menempati wilayah Syisyah

5. Embarkasi Banjarmasin (BDJ)

a. Jemaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

b. Menempati wilayah Syisyah

6. Embarkasi Palembang (PLM)

a. Jemaah asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung

b. Menempati wilayah Syisyah

7. Embarkasi Surabaya (SUB)

a. Jemaah asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur

b. Menempati wilayah Syisyah dan Raudhah

8. Embarkasi Solo (SOC)

a. Jemaah asal Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta

b. Menempati wilayah Raudhah dan Misfalah

9. Embarkasi Aceh (BTJ)

a. Jemaah asal Aceh

b. Menempati wilayah Jarwal

10. Embarkasi Medan (KNO)

a. Jemaah asal Sumatera Utara

b. Menempati wilayah Jarwal

11. Embarkasi Padang (PDG)

a. Jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu

b. Menempati wilayah Jarwal

12. Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG)

a. Jemaah asal DKI Jakarta, Banten, dan Lampung

b. Menempati wilayah Jarwal

13. Embarkasi Balikpapan (BPN)

a. Jemaah asal Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara

b. Menempati wilayah Jarwal

14. Embarkasi Lombok (LOP)

a. Jemaah asal Nusa Tenggara Barat

b. Menempati wilayah Misfalah