114 Pengungsi Rohingya Kembali Mendarat di Aceh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebanyak 114 warga etnis Rohingya kembali terdampar di Aceh, kali ini mereka mendarat di kawasan Kuala Raja, Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sebanyak 114 warga etnis Rohingya kembali terdampar di Aceh, kali ini mereka mendarat di kawasan Kuala Raja, Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Istimewa

Ratusan warga etnis Rohingya kembali terdampar di Aceh. Sebanyak 114 pengungsi tersebut mendarat di kawasan Kuala Raja, Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Panglima Laot Bireuen Badruddin mengungkapkan para pengungsi mendarat dengan sendirinya di kawasan bibir pantai Kuala Raja sekitar pukul 02.00 WIB Minggu (6/3) dini hari.

“Mereka masuk sendiri ke kawasan pantai Bireuen, hanya sampai di bibir pantai, kebetulan ada masyarakat yang tahu dan ditakutkan kapalnya tenggelam makanya dibantu oleh masyarakat,” kata Badruddin saat dikonfirmasi kumparan via telepon.

Menurutnya, kedatangan para pengungsi Rohingya kali ini tidak dibantu oleh nelayan. Sebab sudah beberapa hari nelayan tidak melaut karena cuaca buruk.

“Jadi, mereka memang masuk sendiri. Tidak dibantu oleh nelayan kita,” ujarnya.

Badruddin menyebut, para pengungsi yang tiba langsung ditampung sementara waktu di Meunasah (Muala) Desa Alue Buya Pasie. Sejumlah pihak keamanan seperti Lanan, Polair, Polres, dan Polsek kemudian berdatangan.

Saat ini para pengungsi sudah diserahkan ke pihak Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) untuk mendapatkan penanganan selanjutnya.

“Mereka (pengungsi) tersebut sudah kita serahkan ke pihak UNHCR untuk penanganan selanjutnya, kali ini tidak ada anak kecil tapi orang dewasa semua,” pungkas Badruddin.