13 Maret Ditetapkan Sebagai Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 2 menit

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menetapkan 13 Maret sebagai hari jadi. Meski telah bertahun-tahun bergabung dengan Republik Indonesia, provinsi ini sebelumnya belum menentukan hari jadinya.
"Proses itu sudah 95 persen, sudah selesai, tinggal mengundangkan kan. Proses regulasinya kan dibahas melalui Pansus (panitia khusus)," kata Sekda DIY Beny Suharsono kepada wartawan di Kepatihan Pemda DIY, Jumat (12/1).
Beny mengatakan Perda Hari Jadi ini akan diundangkan dengan difasilitasi Kemendagri.
"Di anggota pansus penetapan hari jadi, dan yang di eksekutif sudah selesai dibahas. Terus seterusnya supaya peraturan daerah itu berjalan kan harus diundangkan. Undang-undang itu berproses," jelasnya.
Ketika Undang-undangnya keluar maka semua unsur harus mengikuti terutama di pemerintahan DIY dari kalurahan, sekolah, hingga pemerintahan provinsi.
Tanggal 13 Maret ditetapkan sebagai Hari Jadi DIY berdasarkan Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat atau berdirinya Kasultanan Yogyakarta.
Proklamasi Kasultanan Yogyakarta sendiri terjadi pada 13 Maret 1755 (Kemis Pon, 29 Jumadilawal 1680 TJ).
"13 Maret. Berdasarkan di nagari. Itu nagari sudah ada. Kita sudah nagari Kasultanan kan nagari berdaulat. Ada pemerintahannya namanya Kasultanan Yogyakarta, ada masyarakatnya yang kita kenal sekarang ada di 4 kabupaten 1 kota. Ada pemerintahannya," kata Beny.
"Kemudian diakui negara lain. Kolonial aja Belanda mengakui. Lalu kita menyatakan bergabung (ke Republik Indonesia), kita punya ciri khas seperti itu," jelasnya.
Atas dasar itulah maka Hari Jadi DIY bukan saat DIY bergabung ke Republik Indonesia.
Beny mengatakan tidak ada anggaran tambahan untuk merayakan hari jadi. Menurutnya seni tradisi yang sudah ada tinggal dikelompokkan saja.
"Dengan khas kejogjaan tentu dengan tidak biaya tambahan macam-macam kita mendesain kegiatan yang berkaitan hari jadi kan sudah ada sebetulnya, seperti seni tradisi dan sebagainya sudah ada. Tinggal mengelompokkan saja dijadikan satu jadi fase peringatan hari jadi," jelasnya.
