132 Tewas di Pakistan dan Afghanistan akibat Kedinginan dan Longsor

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pekerja menyingkirkan salju dari atap hotel setelah hujan salju lebat. Foto: AFP/BANARAS KHAN
zoom-in-whitePerbesar
Para pekerja menyingkirkan salju dari atap hotel setelah hujan salju lebat. Foto: AFP/BANARAS KHAN

Longsor, banjir, dan udara super dingin menewaskan sebanyak 132 orang di Pakistan dan Afghanistan.

Setidaknya 93 orang tewas dan 76 terluka akibat berbagai fenomena alam tersebut di Pakistan. Beberapa warga lainnya bahkan keberadaanya tidak diketahui.

Tak berbeda jauh, di negara tetangga Pakistan, Afghanistan tercatat 39 orang kehilangan nyawa.

Warga mencari korban yang tertimbun reruntuhan bangunan karena longsor salju. Foto: AFP/STR

Menurut otoritas kedua negara, cuaca pada musim dingin ini akan memburuk beberapa hari ke depan.

Wilayah Kashmir sisi Pakistan menjadi area yang paling terdampak cuaca buruk tersebut. Sebanyak 62 orang dinyatakan tewas dan 10 lainnya hilang di kawasan ini.

Di sekitar lembah Neelum, Kashmir, longsor salju menewaskan setidaknya 19 orang.

Warga menyingkirkan salju yang menutup jalan. Foto: AFP/BANARAS KHAN

"Longsor yang menghantam suatu desa di sana juga menyebabkan 10 orang hilang," sebut Otoritas Manajemen Bencana Kashmir, seperti dikutip dari AFP.

Cuaca buruk itu juga membuat sekolah-sekolah di Kashmir diliburkan. Beberapa jalan juga tak bisa dilewati karena tertutup salju.

Warga menyingkirkan salju yang menutup jalan. Foto: AFP/BANARAS KHAN

Sedangkan di Afghanistan, badai salju menyebabkan ratusan rumah di wilayah perbatasan dengan Pakistan hancur.

Cuaca super dingin adalah mimpi buruk bagi wilayah pegunungan di sekitaran Afghanistan. Sebab, hampir di setiap musim dingin tiba situasi seperti ini kerap terulang.