15 Perawat Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sementara

Layanan poliklinik RSUD Kota Depok ditutup sementara, menyusul adanya sejumlah perawat RSUD Kota Depok yang terkonfirmasi COVID-19 usai menjalani uji swab.
Pengumuman tutupnya RSUD Depok tercantum dalam Surat Edaran nomor 445/1031-UPEP yang ditandatangani oleh Direktur RSUD Depok, Devi Maryori.
Penutupan poliklinik dilakukan selama 14 hari mulai hari ini (22/5) hingga Kamis (18/6). Edaran mengenai penutupan poliklinik ini dibenarkan oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris. Dia mengatakan ada 15 orang tenaga medis yang terjangkit COVID-19.
“Ya, benar, 15 orang yang positif,” kata Mohammad Idris kepada kumparan, Jumat (22/5)
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita saat ini pihaknya sudah melakukan sejumlah penanganan di RSUD Kota Depok, di antaranya adalah melakukan tracking tenaga medis yang terjangkit COVID-19, serta melakukan evaluasi pemakaian dan pelepasan APD.
"Kami lakukan dekontaminasi lokasi. Tracking kontak erat, tingkatkan physical distancing, meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tingkatkan daya tahan tubuh, evaluasi pemakaian dan pelepasan APD serta menggunakan APD sesuai standar," kata Novrita.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
