150 Juta Warga Eropa Akan Disengat Suhu di Atas 35 Derajat, Jerman Terparah

Sedikitnya 150 juta warga Eropa diperkirakan menghadapi suhu di atas 35 derajat Celsius pada Jumat (27/6).
Gelombang panas yang melanda benua itu juga diperkirakan membuat sekitar 420 juta orang, atau hampir 70 persen populasi Eropa (di luar Turki), mengalami suhu di atas 30 derajat Celsius.
Berdasarkan analisis kantor berita AFP, Jerman menjadi negara yang diperkirakan paling terdampak. Sebanyak 82 juta penduduknya diprediksi mengalami suhu di atas 30 derajat Celsius, sementara sekitar 52 juta orang akan menghadapi suhu yang melampaui 35 derajat Celsius.
Gelombang panas ini sebelumnya telah memecahkan rekor suhu di sejumlah negara, termasuk Inggris, Prancis, Spanyol, dan Swiss.
Suhu ekstrem kini diperkirakan meluas ke negara-negara lain seperti Hungaria, Belgia, dan Luksemburg.
AFP menyusun proyeksi tersebut menggunakan prakiraan cuaca dari Deutscher Wetterdienst (DWD), badan meteorologi Jerman, yang dipadukan dengan data kepadatan penduduk dari Pusat Penelitian Bersama Uni Eropa.
Dalam analisisnya, AFP menghitung seluruh penduduk yang berada di wilayah dengan prakiraan suhu melebihi 30 atau 35 derajat Celsius pada salah satu waktu sepanjang hari Jumat.
Dampak Diperkirakan Lebih Luas
Lembaga nirlaba Austria Klimadashboard menilai jumlah warga yang terdampak kemungkinan lebih besar daripada hasil analisis tersebut, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk.
"Kemungkinan angka ini masih meremehkan jumlah orang yang terdampak di kawasan perkotaan yang padat penduduk," tulis Klimadashboard dalam laman European Heat Tracker.
Peneliti Klimadashboard, David Jablonski, menjelaskan bahwa perhitungan tersebut belum sepenuhnya memperhitungkan fenomena urban heat island atau pulau panas perkotaan.
"Analisis ini belum sepenuhnya menangkap efek pulau panas perkotaan, ketika suhu di kota-kota jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah pedesaan di sekitarnya," ujarnya.
Fenomena tersebut terjadi karena kawasan perkotaan memiliki lebih banyak bangunan, jalan beraspal, dan permukaan beton yang menyerap serta menyimpan panas lebih lama dibandingkan area yang memiliki banyak ruang hijau.
Akibatnya, suhu di kota-kota besar bisa terasa jauh lebih tinggi dibandingkan prakiraan umum.
