150 Personel Polri Jalani Pembaretan Sebelum Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Sebanyak 150 personel Polri melaksanakan seremoni pembaretan di Gumuk Pasir, Kabupaten Bantul, Jumat (11/9). Mereka merupakan Kontingen Garuda Bhayangkara (Garbha) Satgas Formed Police Unit (FPU) 8 Minusca yang akan menjalankan misi perdamaian internasional ke Republik Afrika Tengah.
Ke-150 personel ini terdiri dari 124 polisi laki-laki dan 26 polisi wanita mengikuti rangkaian latihan tersebut bersama 17 peserta asing.
Upacara pembaretan dipimpin Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko, selaku inspektur upacara.
Pembaretan adalah bagian dari rangkaian latihan pra-penugasan yang berlangsung 6-11 September di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.
Selain kemampuan personel diuji, latihan ini juga untuk membentuk mental, stamina, kedisiplinan, dan kekompakan sebelum bertugas di luar negeri.
Untung mengatakan ratusan anggota Polri ini akan bertugas selama 12-14 bulan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Para personel akan dikirim ke Afrika Tengah, tepatnya di Bangui yang merupakan daerah tugas PBB. Kehadiran pasukan penjaga perdamaian Polri ini dimaksudkan untuk menjaga perdamaian yang telah dideklarasikan oleh pihak yang bertikai," kata Untung.
Lanjut Untung, Bantul dan Gunungkidul dinilai cocok sebagai tempat latihan karena karakteristik medannya dianggap bisa memberikan gambaran terhadap kondisi di tempat penugasan.
"Dipilihnya Kabupaten Bantul dan Gunungkidul dalam latihan pra-penugasan untuk menjaga keterampilan, stamina, dan kekompakan personel. Selain itu, kontur daerah dan medan berpasir kami harapkan dapat menyerupai daerah misi nantinya," pungkasnya.
