16 Guru SMPN 4 Salatiga Positif COVID-19, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Sebanyak 16 guru di SMPN 4 Salatiga terkonfirmasi positif COVID-19. Akibatnya sekolah tersebut ditutup sementara selama 14 hari.

"Iya betul (16 guru SMP N 4 Salatiga) terkonfirmasi COVID-19," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Yuni Ambarwati saat dihubungi wartawan, Senin (21/12).

Dia menjelaskan, sekolah tersebut ditutup mulai tanggal 18 hingga 31 Desember 2020. Seluruh pegawai melakukan work from home (WFH).

"Tanggal 21 Desember kan sudah memasuki libur semester, jadi memang intensitas kegiatan sekolah tidak terlalu tinggi," jelas dia.

Tatap Muka Ditunda

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto memutuskan untuk menunda pembelajaran tatap muka yang sedianya akan digelar Januari 2021 mendatang.

Baru rencana awal tahun 2021 mau dilaksanakan pembelajaran tatap muka, tapi tertunda karena banyak warga yang terinfeksi COVID-19. Muncul klaster pesantren, sekolah, kantor.

-Walkot Salatiga Yuliyanto

Untuk diketahui, penyebaran virus corona di lingkungan pendidikan terus bermunculan di Salatiga. Sebelumnya,97 santri di satu pondok pesantren positif terpapar COVID-19. Lalu, kasus COVID-19 lainnya muncul di SMAN 2, SMPN 4 dan SMPN 9 Salatiga.