1657 Orang di Yordania Ditangkap karena Langgar Jam Malam di Tengah Wabah Corona

Dalam tiga hari, ada 1.657 orang di Yordania telah ditangkap karena melanggar jam malam. Aturan ini diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.
Dilansir AFP, Selasa (25/3), seorang pejabat keamanan Yordania mengatakan, ribuan orang itu ditangkap dan ditempatkan di pusat karantina yang dijaga ketat oleh tentara.
Pemerintah sebelumnya telah memperingatkan orang-orang yang melanggar aturan akan dikarantina selama 14 hari bahkan terancam 1 tahun penjara jika melawan.
Aturan jam malam di Yordania dilakukan setelah warganya tak mematuhi aturan pemerintah untuk isolasi diri di rumah selain keadaan darurat. Bahkan aparat telah turun tangan untuk memperketat aturan.
Selama aturan jam malam dan instruksi isolasi di rumah di saat corona, pemerintah Yordania telah mengerahkan armada 190 bus untuk mengirimkan roti ke rumah-rumah. Apotek dan distributor air diizinkan untuk tetap beroperasi dan membuka layanan antar.
Untuk menekan wabah corona, Yordania juga telah melarang perjalanan antarprovinsi, menutup Amman, serta menghentikan layanan transportasi umum dan penerbangan.
Di Yordania, angka penderita COVID-19 baru mencapai 153 kasus. Belum ada laporan kematian, dan ada 1 orang yang dinyatakan sembuh.
