172 Kampus Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Gelar Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel

7 Mei 2024 11:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
172 Kampus Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Gelar Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kampus-kampus Muhammadiyah dan 'Aisyiyah menggelar Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel secara serentak di Indonesia, Selasa (7/5). Total ada 172 perguruan tinggi yang menggelar aksi ini.
ADVERTISEMENT
Kampus yang berada di zona WIB menggelar aksi pada pukul 10.00 WIB. Sementara kampus yang berada di zona WITA menggelar aksi pada pukul 11.00 WITA dan kampus di zona WIT menggelar aksi di pukul 12.00 WIT.
Pantauan kumparan, aksi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar aksi di Bundaran Gedung Kembar AR. Fakhruddin Kampus Terpadu UMY, di Kasihan, Kabupaten Bantul.
"Ini bersamaan dengan seluruh warga Muhammadiyah yang ada di Indonesia ada 172 perguruan tinggi serta ratusan sekolah mulai dari SMP hingga SMA yang pada detik ini juga hadir bersama-sama di seantero Indonesia," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan AIK UMY Faris Al-Fadhat dalam orasinya.
Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kasihan, Kabupaten Bantul, Selasa (7/5). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
UMY bersama seluruh warga Muhammadiyah ikut prihatin dengan apa yang telah terjadi di Palestina dan Gaza. Sejak Oktober 2023 lebih dari 34 ribu warga Palestina yang ada di Gaza telah tewas dan lebih dari 70 ribu luka-luka.
ADVERTISEMENT
"Ini data terakhir yang disampaikan saudara-saudara kita di Gaza," katanya.
Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kasihan, Kabupaten Bantul, Selasa (7/5). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Perjuangan untuk mendukung rakyat Palestina bukan semata-mata karena agama dan etnis tetapi ini adalah amanat konstitusi Republik Indonesia.
"Amanat konstitusi jelas untuk membela rakyat Palestina karena bagian dari perjuangan kita untuk mendukung pembebasan segala bentuk penindasan dan kolonialisme," katanya.
Ada lima hal yang disampaikan dalam aksi ini;
1. Kami ikut membela seluruh perjuangan rakyat Palestina. Mengutuk keras agresi yang telah dilakukan negara Israel terhadap rakyat yang ada di Gaza.
2. Mengecam sikap-sikap negara barat terutama negara Amerika Serikat, Prancis yang membela dan menjual senjata kepada pemerintah Israel.
Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kasihan, Kabupaten Bantul, Selasa (7/5). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
3. Kami ikut satu suara dengan seluruh mahasiswa di Amerika Serikat yang saat ini duduk tinggal di kampus-kampus terbaik di Amerika yang menyatakan suara mereka mendukung perjuangan Palestina di Gaza.
ADVERTISEMENT
4. Kami mengajak seluruh warga Indonesia sama-sama berjuang untuk membela perjuangan rakyat Palestina yang ada di Gaza.
5. Kami memohon pemerintah Indonesia mendorong terus agar pemerintah tak segan mendukung, berjuang bersama rakyat Palestina. Jangan sekalipun ada upaya membuka hubungan diplomatik dengan Israel.