Disebut Tutup Jalan Demi Gelar Resepsi Anaknya, Ini Penjelasan Anggota DPRD DKI
·waktu baca 2 menit

Surat imbauan yang dikeluarkan oleh Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, tengah ramai diperbincangkan warga. Surat itu berisi imbauan untuk masyarakat menghindari ruas jalan sekitar Setu Babakan pada Sabtu (16/7).
Imbauan itu terkait akan adanya acara resepsi pernikahan anak Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Gerindra, Purwanto. Acara tersebut disebut akan berlangsung dari pukul 08.00-24.00 WIB.
Purwanto lalu angkat suara terkait surat terebut. Ia menegaskan isi imbauan itu bukan berarti jalan sekitar Setu Babakan akan ditutup demi acara anaknya.
“Jadi saya tegaskan tidak ada penutupan jalan. Narasi yang disampaikan camat kepada para lurah dan RT sifatnya imbauan, pemberitahuan bahwa akan ada acara dan kemungkinan akan mengalami potensi hambatan di perjalanan,” kata Purwanto saat dihubungi wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/7).
Menurutnya, tidak ada satu pun kata dalam imbauan tersebut yang mengatakan akan menutup jalan. Imbauan yang tertulis hanya meminta warga untuk menghindari jalanan tersebut. Sebab nantinya ia akan mengundang sekitar 6.000 tamu.
“Kalau kita sih siapkan undangan warga, kader, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, 6.000 tamu ya. Dan jamnya diatur, dari pagi jam 10 sampai 10 malam,” jelasnya.
Terpisah, Camat Jagakarsa, Santoso, menerangkan imbauan yang dikeluarkan oleh pihaknya murni karena melihat adanya potensi kemacetan yang terjadi akibat banyaknya tamu undangan. Bukan karena kekhususan yang diberikan kepada Purwanto karena ia adalah seorang anggota DPRD.
“Yang hajatan itu siapa, saya enggak lihat itunya, tapi saya sebagai kepala wilayah ada acara yang melibatkan banyak orang tentunya saya harus sampaikan informasi itu (kepada warga)” kata Santoso.
Santoso juga mengaku tidak ada arahan khusus dari Purwanto untuk menutup jalan. Sebab kewenangan untuk menutup di luar kebijakannya, kebijakan itu sepenuhnya adalah wewenang Dinas Perhubungan.
“Perihal pengalihan jalan dan lain-lain itu Dishub kan ya, lewatnya jalan ini jalan itu, itu teknis Dishub. Saya minta pihak keluarga koordinasi langsung dengan Dishub, yang punya hajatan kan mereka saya terkait dengan warga aja,” tuturnya.
