2 ABK Kapal Nelayan Aceh Terdampar di Perairan Thailand

Kapal nelayan Aceh Timur yang berbobot 7 GT, KM Indah Harapan, tenggelam di perbatasan perairan Aceh-Malaysia. Dua dari empat anak buah kapal (ABK) yang di ditemukan selamat di perairan Thailand.
Ke empat nelayan tersebut berasal dari Idie Cut, Aceh Timur. Dinakhodai oleh Pw Darkaci serta ABK yaitu M.Nasir, Muhammad dan Baitul Aqmi.
Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek, mengatakan tenggelamnya kapal nelayan tersebut akibat badai dan ombak besar. KM Indah Harapan diketahui berangkat melaut sejak 6 Juli 2018 dari Pelabuhan Idie Cut.
“Kapal tersebut adalah boat (kapal) jalur tarik rumpon yang bekerjasama dengan Boat Pukat Langga. Sementara dua ABK yang selamat, saat ditemukan kapal nelayan Thailand mereka dalam kondisi hanyut menggunakan pelampung (jeriken) pada 26 Juli kemarin,” kata Miftah, dalam keterangannya kepada kumparan, Kamis (19/7).
Saat ini, kata dia, dua nelayan selamat tersebut telah berada di KBRI Thailand di Songhkla. Sementara dua lainnya masih belum diketahui.
“Yang baru kita ketahui selamat cuma dua, sementara dua lagi sampai saat ini belum ada informasi soal keberadaan mereka,” ujarnya.
