2 Bocah di Bogor Tersambar Petir Saat Main Bola, 1 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polsek Rancabungur saat mengevakuasi korban tersambar petir. Foto: Dok. Polsek Rancabungur
zoom-in-whitePerbesar
Polsek Rancabungur saat mengevakuasi korban tersambar petir. Foto: Dok. Polsek Rancabungur

Hujan deras disertai petir yang terjadi di Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Senin (4/5) sore, berujung tragedi. Dua bocah yang tengah bermain sepak bola di lapangan tersambar petir, satu di antaranya meninggal dunia.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, petir menyambar tidak lama setelah hujan mengguyur lapangan sepak bola.

“Kejadian tersebut bermula saat anak-anak sedang bermain bola di lapangan dekat sawah. Kemudian turun hujan disertai petir, selang beberapa waktu petir menyambar lapangan dan mengenai kedua korban,” ujar Yudhi, Selasa (5/5).

Kedua korban itu ialah Muhamad Arasiid (12) dan Daffa Ramadhan (8). Muhamad Arasiid meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Daffa mengalami cedera pada bagian mata.

“Satu orang anak meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka pada bagian mata,” tambahnya.

Warga sekitar mengetahui kejadian tersebut setelah teman-teman korban berlari meminta pertolongan. Orang tua korban bersama warga kemudian segera membawa keduanya ke Rumah Sakit Auri Kemang, Bogor.

Saat ini, korban luka masih menjalani perawatan intensif. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi sambaran petir, terutama saat beraktivitas di ruang terbuka ketika hujan turun.