2 Ekor Macan Tutul Terekam di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua Macan Tutul terlihat melintas di Gunung Gede Pangrango Foto: Dok. bbtn_gn_gedepangrango
zoom-in-whitePerbesar
Dua Macan Tutul terlihat melintas di Gunung Gede Pangrango Foto: Dok. bbtn_gn_gedepangrango

Dua ekor macan tutul (Panthera pardus) terekam kamera trap di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP), Jawa Barat.

Kepala Balai TNGGP Sapto Aji Prabowo mengkonfirmasi hal tersebut. Namum terkait informasi detail soal jenis hingga usia, masih ditelusuri.

"Kita memang memasang banyak kamera trap di sejumlah area TNGGP. Alhamdulillah, salah satu kamera trap berhasil merekam aktivitas kedua macan tutul tersebut," jelas Sapto, kepada wartawan, Minggu (26/5).

"Belum dapat dipastikan apakah macan yang tertangkap kamera trap itu sepasang atau macan dewasa dengan remaja. Untuk lokasi tertangkap oleh kamera trap di mana tidak dapat kita sebutkan karena etika untuk menghindari perburuan liar," katanya.

instagram embed

Berdasarkan hasil survei 2021, kata Sapto, terdapat sebanyak 24 ekor macan tutul yang hidup di kawasan TNGGP. Jumlah atau populasi macan tutul, lanjut Sapto diharapkan terus bertambah.

"Tapi tahun ini kita tengah melakukan survei jadi untuk data pastinya belum terupdate," ujarnya.

Sapto mengatakan, populasi macan tutul di habitatnya dipastikan berlangsung secara alami tanpa ada campur tangan manusia.

"Monitoring dan pemantauan melalui kamera trap ataupun patroli jalur lintasan terus dilakukan. Jalur lintasan pendakian dengan pelintasan macan sangat aman," pungkasnya.