2 Mahasiswa UIN yang Hanyut saat KKN di Kendal Ditemukan, 1 Masih Hilang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan masih melalukan pencarian terhadap mahasiswa UIN yang hanyut Sungai Jolinggo, Kendal. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan masih melalukan pencarian terhadap mahasiswa UIN yang hanyut Sungai Jolinggo, Kendal. Foto: Dok. Istimewa

Petugas gabungan kembali menemukan dua jasad mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang hanyut di Sungai Jolinggo, Singorojo, Kabupaten Kendal.

Total lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih hilang.

Kasi Operasi Kantor SAR Semarang Mulwahyono mengatakan, identitas jasad dua mahasiwa yang ditemukan hari ini yakni Bima Pranawira (21) warga Gresik dan Muhammad Jibril Asyarofi (21) warga Jepara, Jawa Tengah.

"Survivor atas nama Bima ditemukan pukul 8.12 WIB dan survivor atas nama Jibril ditemukan 09.20 WIB," ujar Mulwahyono, Rabu (5/10).

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang tewas dalam musibah di Kendal, November 2025 Foto: Dok UIN Walisongo Semarang
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang tewas dalam musibah di Kendal, November 2025 Foto: Dok UIN Walisongo Semarang
Tim SAR gabungan masih melalukan pencarian terhadap mahasiswa UIN yang hanyut Sungai Jolinggo, Kendal. Foto: Dok. Istimewa

Dengan ditemukannya dua jasad hari ini, maka korban yang masih dalam pencarian tersisa satu orang. Yakni Nabila Yulian Dessi Pramesti (21), warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Saat ini kedua jenazah tersebut sudah dibawa ke RSUD Kendal.

Insiden nahas ini terjadi pada Selasa (04/11) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, para korban sedang bermain air di Sungai Jolinggo yang berbatu tersebut. Namun, tiba-tiba arus deras datang dari arah selatan dan menerjang mereka.

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang hanyut di Sungai Jolinggo, Kendal. Foto: Dok. Istimewa

Mereka diduga tidak menyadari bahwa daerah selatan hujan deras turun. Sedangkan area mereka bermain masih dalam kondisi mendung.

Akibatnya, mereka semua hanyut diterjang arus deras. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan dan juga menghubungi tim SAR.

Almarhum Bima dan Jibril, mahasiswa UIN Walisongo, tewas dalam musibah di Kendal, November 2025. Foto: Dok UIN Walisongo Semarang