2 Napi di Lapas Surabaya Positif Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Penjara. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjara. Foto: Shutter Stock

Dua narapidana di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, dinyatakan positif corona. Kedua napi berinisial SLH dan DA.

"Keduanya saat ini masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Sidoarjo," ujar Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Gun Gun Gunawan, seperti dilansir Antara pada Rabu (19/8).

Gunawan mengatakan, sebelum dinyatakan positif COVID-19, keduanya mengeluh sesak napas, mual, nyeri dada daerah sternum yang hilang timbul pada rentang waktu 9-11 Agustus 2020.

"Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter lapas, keduanya didiagnosa menderita diabetes mellitus, neuropathy DM, pneumonia hingga Obs Dispnea. Penyakit tersebut merupakan penyakit bawaan yang telah diderita sebelum menjadi warga binaan kami," ucapnya.

Gunawan menambahkan, pada rentang waktu 14-18 Agustus 2020, pihak lapas merujuk keduanya secara berkala ke RSUD Sidoarjo. Selain berbagai penyakit yang didagnosakan di awal, pihak RSUD menyatakan kedua napi juga menderita penyakit lain, seperti jantung koroner dan pneumonia suspect COVID-19.

"Saat rapid test pertama, hasilnya nonreaktif, namun keduanya tetap harus melakukan opname di RSUD Sidoarjo," kata Gunawan.

Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), lanjut Gunawan, pada 15-18 Agustus 2020 pihak RSUD melakukan pemeriksaan swab/PCR dan hasilnya keluar sehari kemudian dengan hasil positif.

"Kedua napi lalu dipindahkan ke ruang isolasi COVID-19 RSUD Sidoarjo sampai saat ini," kata Gunawan.

Setelah diketahui ada napi yang positif corona, Gunawan berkoordinasi dengan Dinkes Sidoarjo untuk melakukan tracing terhadap pegawai maupun napi lain yang memiliki riwayat bersinggungan dengan SLH dan DA, terutama napi yang berada satu blok dengan mereka.

"Penyemprotan disinfektan di blok hunian dan penyuluhan kesehatan rutin kami lakukan dengan menitikberatkan upaya 3 M (Menjaga jarak aman, Mencuci tangan dengan sabun, dan Memakai masker)," tutup Gunawan.