2 Nelayan yang Perahunya Terbelah di Pantai Ciujung, Cianjur, Ditemukan Tewas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah nelayan korban perahu terbalik di Cianjur ditemukan, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah nelayan korban perahu terbalik di Cianjur ditemukan, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa

Tim SAR gabungan menemukan jasad kedua orang nelayan yang merupakan awak perahu bermerek ILHAM 01 yang terbalik di perairan Pantai Ciujung, Kampung Padang Cikalapa, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (5/8).

Jasad kedua awak perahu yang berhasil ditemukan diidentifikasi sebagai Irianto (27), dan Rosandi (41), keduanya merupakan warga Indramayu.

Kasatpolair Polres Cianjur AKP Heri ZP mengatakan, kedua jenazah ditemukan mengambang di perairan Pantai Cidaun atau berjarak 5 kilometer dari lokasi awal korban hilang.

Jenazah nelayan korban perahu terbalik di Cianjur ditemukan, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa
Jenazah nelayan korban perahu terbalik di Cianjur ditemukan, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa

Disebutkan Heri, jasad kedua korban langsung dievakuasi ke puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan luar mayat.

"Kedua jenazah dari awak perahu ILHAM 01 sudah berhasil diketemukan di perairan Pantai Cidaun. Kini jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," kata Heri, kepada wartawan, Jumat.

Sebelumnya, sebuah perahu nelayan terbalik dan pecah akibat dihantam gelombang tinggi di Perairan Pantai Ciujung, Kampung Padang Cikalapa, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (4/8).

Diketahui dua orang nelayan yang merupakan awak perahu dilaporkan hilang dalam kejadian itu.

Jenazah nelayan korban perahu terbalik di Cianjur ditemukan, Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. Istimewa

AKP Heri ZP mengatakan kejadian itu diketahui dari informasi nelayan lain yang melihat bangkai perahu terbelah dua di perairan Pantai Ciujung.

Disebutkan Heri, perahu yang mengalami kecelakaan laut itu merupakan milik nelayan asal Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Heri menyebutkan, perahu nelayan yang terbalik akibat gelombang tinggi itu memiliki ciri, yaitu warna biru putih list merah bertuliskan ILHAM 01.