2 Pasien Omicron Meninggal Masuk ke RS Bergejala Sedang, Lalu Saturasi Drop
·waktu baca 1 menit

Kemenkes pada Sabtu (22/1/2021) melaporkan dua kasus kematian pertama akibat corona varian Omicron. Pasien memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
Dengan dikonfirmasinya dua kasus kematian ini merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia, sejak kasus Omicron pertama kali diumumkan 16 Desember 2021.
Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan. Seorang lainnya merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso.
Lalu, bagaimana kondisi kedua pasien saat dilarikan ke RS?
"Gejala sedang lalu jadi berat saturasi rendah waktu masuk ke RS," kata jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Minggu (23/1).
Salah seorang kasus memiliki komorbid diabetes melitus dan hipertensi yang tak terkendali. Sementara satu lagi belum divaksin.
Hingga Sabtu (22/1), Indonesia sudah mengkonfirmasi 1.161 kasus varian Omicron. Dari jumlah tersebut, 841 kasus di antaranya merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
Lalu 282 kasus adalah transmisi lokal, dan 48 kasus lainnya berstatus unknown karena masih diteliti sumber penularannya.
