2 Pelaku Mutilasi di Sleman Teman Korban, Penjual Kue dan Pegawai Restoran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua orang pelaku mutilasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman berhasil ditangkap Polisi. Kedua pelaku ditampilkan di depan kantor Ditreskrimum Polda DIY, Minggu (16/7).  Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dua orang pelaku mutilasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman berhasil ditangkap Polisi. Kedua pelaku ditampilkan di depan kantor Ditreskrimum Polda DIY, Minggu (16/7). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Dua pelaku mutilasi di Sleman telah ditangkap polisi. Masing-masing berinisial W asal Magelang, Jawa Tengah dan RD yang ber-KTP di DKI Jakarta.

"Untuk identitas yang kita dapat untuk pelaku bukan (mahasiswa). Satu karyawan salah satu kuliner di Jogja. Kemudian yang kedua orang Bogor itu ya penjual kue," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi di Polda DIY, Minggu (16/7).

Endriadi membenarkan kedua pelaku dan korban saling mengenal. Motif peristiwa ini masih ditelusuri oleh polisi.

"Ya mengenal. Jadi antara pelaku korban ini mengenal. Teman. Kita dalami terkait peristiwa dengan peristiwa pidananya. Bagaimana bisa terjadi dugaan pembunuhan kemudian mutilasi," katanya.

Dua orang pelaku mutilasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman berhasil ditangkap Polisi. Kedua pelaku ditampilkan di depan kantor Ditreskrimum Polda DIY, Minggu (16/7). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Diduga korban dieksekusi oleh kedua pelaku di indekosnya di Triharjo, Sleman. Selanjutnya potongan tubuh itu dibuang ke sejumlah lokasi yang kemudian ditemukan beberapa waktu ini.

"Sampai saat ini pelaku sudah ada di Ditreskrimum kemudian akan dilakukan pemeriksaan intensif terkait dengan motif dan kemudian perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan," katanya.

Korban mutilasi ini diketahui berinisial R asal Pangkal Pinang. Dia mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.