2 Personel Garda Nasional AS Ditembak di Dekat Gedung Putih, Kondisinya Kritis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock

Dua personel Garda Nasional Amerika Serikat (AS) terluka parah usai ditembak di dekat Gedung Putih, pada Rabu (26/11) waktu setempat. Pelaku penembakan kini telah ditangkap.

Direktur FBI Kash Patel menyebut kedua personel itu dalam kondisi kritis.

Wali Kota Washington Muriel Bowser mengatakan penembakan itu dilakukan seorang pria bersenjata. "Orang tersebut telah ditahan," katanya, dikutip dari AFP, Kamis (27/11).

Presiden Donald Trump mengatakan pelaku penembakan juga terluka parah. "Tersangka juga terluka parah, tetapi terlepas dari itu, akan membayar harga yang sangat mahal," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Laporan kantor berita AFP mengatakan orang-orang berlarian setelah suara letusan keras terdengar.

"Kami mendengar suara tembakan. Kami sedang menunggu di lampu lalu lintas dan ada beberapa tembakan," kata seorang pengendara Angela Perry (42 tahun).

Tak lama setelah penembakan, petugas keamanan membanjiri area di sekitar stasiun metro Farragut West, dua blok dari Gedung Putih. Petugas yang membawa senapan berjaga di balik garis kuning di sekeliling area tersebut dan sebuah helikopter berputar-putar di atas pusat kota yang ramai.