2 Prajurit TNI yang Gugur saat Padamkan Karhutla Tiba di Semarang, Disambut Tangis Keluarga

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah dua prajurit TNI AD yang gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah dua prajurit TNI AD yang gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan

Jenazah dua prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah.

Kedatangan jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar disambut isak tangis keluarga. Keduanya tiba dengan didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Usai upacara penyerahan jenazah, jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah langsung diberangkatkan ke Bandung, Jawa Barat, menggunakan pesawat Casa 212.

Tiga anggota TNI gugur dalam kecekalaan heli M-17 di Seruyan, Kalteng, saat bertugas memadamkan, karhutla, Rabu (4/11/2026). Foto: IG/Kemhut RI

Sementara itu, jenazah Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar akan terlebih dahulu disalatkan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.

Sebelumnya, helikopter TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235 jatuh saat menjalankan misi pemadaman karhutla di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

Pengantaran jenazah dua prajurit TNI AD yang gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.18 WIB ketika helikopter tersebut sedang mengambil air laut untuk keperluan water bombing, yakni metode pemadaman api dari udara dengan menjatuhkan air ke titik kebakaran.

Helikopter yang lepas landas dari Kuala Pembuang itu membawa delapan personel. Dalam insiden tersebut, tiga prajurit dinyatakan meninggal dunia, yakni Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, dan Sertu Anumerta Heri Prasetyo.

Jenazah dua prajurit TNI AD yang gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiba di Lanumad Ahmad Yani, kompleks Penerbad, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan

"Bagi korban selamat, semoga kondisinya lekas pulih kembali seperti sediakala. Bagi korban meninggal dunia, semoga Tuhan YME mengampuni segala kekhilafannya, menerima seluruh amal baiknya, menempatkan di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," demikian keterangan Lanumad Ahmad Yani.