2 Pria Ditangkap karena Bawa Replika Senjata di Bandara Paris

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Airsoft Gun (Foto: Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Airsoft Gun (Foto: Flickr)

Dua pria ditangkap karena membawa replika senjata yang memicu kepanikan di Bandara Charles de Gaulle, Paris, Prancis, Rabu (26/12) pukul 08.30 waktu setempat. Petugas keamanan bandara dengan cepat langsung mengamankan kedua pria tersebut.

Diberitakan AFP, penumpang yang berada di Terminal 2 langsung diamankan sekitar 45 menit setelah kejadian tersebut. Salah seorang penumpang membunyikan alarm bandara karena melihat dua pria mencurigakan sambil membawa senjata. Mereka juga disebut tidak bisa berbahasa Prancis.

"Ada kepanikan di Terminal 2 ketika orang-orang melihat (pria) bersenjata," ucap salah satu sumber.

Sementara itu, kepolisian setempat menyebut agennya telah menahan kedua pria yang berbicara dengan bahasa Rusia dan diketahui tak memiliki catatan polisi. Salah satu pria tersebut baru saja mendarat, sementara rekannya datang untuk menemuinya di bandara.

Salah satu sumber dari pihak bandara menuturkan salah satu dari pria tersebut adalah orang Prancis. Namun, sumber lain menambahkan pria lainnya merupakan warga negara Belarusia yang tinggal di Prancis.

Pasukan keamanan langsung dikerahkan, termasuk pasukan penjinak bom, karena tas milik pria tersebut ditinggalkan di bandara. Setelah diperiksa, di dalamnya ada senjata dengan jenis pistol airsoft, yang merupakan senjata replika untuk dipakai berolahraga.