2 Pria Tanpa Busana dalam Mobil di Pati Positif Konsumsi Sabu

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang bukti sabu (Foto: zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti sabu (Foto: zuhri Noviandi/kumparan)

Dua pria tanpa busana yang diamankan petugas Polsek Widarejaksa, Pati, Jawa Tengah, diketahui positif mengonsumsi narkoba. Hasil tersebut disampaikan oleh Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto kepada kumparan.

Saat dihubungi, Jon menyebut dari hasil pemeriksaan rumah sakit, dua pria tersebut positif mengonsumsi narkoba. Satu pria berinisial MR (38), diizinkan pihak rumah sakit untuk dibawa petugas.

“Ya rumah sakit mengizinkan (MR dibawa polisi), selanjutnya kita bawa untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/12).

Saat dimintai keterangan, MR mengaku datang dari Surabaya. Di sana ia mengaku baru saja membeli narkoba jenis sabu seharga Rp 6 juta

“Sementara yang kami temukan dalam mobil itu seberat 0,45 gram,” imbuhnya tanpa memberi tahu berapa jumlah sabu yang dibeli MR di Surabaya.

Ilustrasi overdosis karena narkoba (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overdosis karena narkoba (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)

Dari keterangan MR, usai membeli sabu, ia bersama D langsung menuju ke Jakarta. Di tengah perjalanan, mereka berhenti di salah satu SPBU yang ada di Pati untuk mengonsumsi sabu tersebut.

Jon menduga, kondisi telanjang, berpelukan, dan penuh kotoran manusia saat ditemukan warga dan petugas adalah hasil dari halusinasi setelah mengonsumsi narkoba.

“Itu dugaan kami karena OD setelah ngobat, jadi bukan homo,” tegasnya.

Jon mengatakan, pihaknya belum dapat menerapkan pasal kepada yang bersangkutan. Penyelidikan masih terus berlanjut sambil menunggu D bisa dimintai keterangan.

Sebelumnya diberitakan, dua pria tanpa busana diamankan Polsek Widarejaksa, Pati, Jawa Tengah di sekitar Pasar Trangkil. Keduanya ditemukan dalam posisi tengkurap, berpelukan tanpa busana dengan tubuh dipenuhi kotoran manusia.