2 Ribu Kasus Narkotika Terjadi di Jabar Sepanjang 2022, Bandung Terbanyak

Kasus narkotika menjadi kasus paling mendominasi yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Jabar). Tercatat, ada 2.439 kasus narkotika diusut Korps Adhyaksa di Jabar sepanjang 2022. Paling banyak di Kota Bandung.
"Terbanyak narkotika, jadi narkotika ini yang kami terima sebanyak 2.439 perkara ya, yang paling banyak selama tahun ini," kata Kepala Kejati Jabar Asep N. Mulyana di Kantor Kejati Jabar pada Jumat (23/12).
"Ada beberapa sebaran di tempat tertentu yang memang saat ini banyak, Kota Bandung (terbanyak) dan beberapa kota besar lainnya," imbuh Asep.
Berikut rincian datanya:
Narkotika jenis sabu: 57 persen
Narkotika jenis ganja: 28 persen
Psikotropika: 8 persen
Tembakau sintetis: 7 persen
Asep mengaku miris sebab sebagian besar kasus penyalahgunaan narkotika didominasi oleh usia produktif. Untuk daerah dengan kasus narkotika usia produktif itu paling banyak berada di Bogor.
"Yang memprihatinkan kita, itu pelakunya adalah usia produktif antara 17 sampai dengan 25 tahunan, ini menjadi perhatian kita bersama, ternyata perkara narkotika yang banyak terjadi di wilayah 1 Bogor maupun wilayah 2 di Purwakarta," ucap dia.
Selain kasus narkotika, kasus lainnya yang paling sering ditangani Kejaksaan adalah:
Pencurian sebanyak 2.307 kasus
Penipuan dan penggelapan sebanyak 1.244 kasus
Perlindungan anak 906 kasus
ITE 6 kasus
"Alhamdulillah sudah menurun perkara perlindungan anak ini yang sekarang di tahun 2022 ini sampai dengan hari ini sebanyak 906 perkara," ujar dia.
