2 Teroris di Sleman Berencana Beraksi saat Malam Natal dan Tahun Baru

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menggelar reka ulang adegan penyergapan teroris di Jalan Kaliurang KM 9,5, Ngaglik, Sleman, DIY, Kamis (22/11/2018). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menggelar reka ulang adegan penyergapan teroris di Jalan Kaliurang KM 9,5, Ngaglik, Sleman, DIY, Kamis (22/11/2018). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

Densus 88 Mabes Polri bersama Polda DIY menangkap dua orang teroris di daerah Sleman, Yogyakarta pada Selasa (11/12) berinisial IA dan B.

Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, mereka ditangkap karena terindikasi akan menyerang saat malam tahun baru.

"Indikasi ke arah sana. Makanya Satgas Antiteror dan Radikalisme yang ada di Polda bergerak dalam rangka mitigasi dan antisipasi terhadap aksi teror yang akan terjadi," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/12).

Lokasi penangkapan terduga teroris di Kalasan, Sleman, Yogyakarta. (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi penangkapan terduga teroris di Kalasan, Sleman, Yogyakarta. (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

Selain itu, dua teroris yang ditangkap itu ikut tergabung dalam jaringan JAD. Densus juga tengah mendalami pergerakan dari kelompok mereka.

"Keduanya adalah satu jaringan yang memiliki ketertarikan tentang rencana aksi teror bom di Indramayu," ucap Dedi.

Meski demikian, Dedi menegaskan masyarakat tak perlu khawatir mengenai pengamanan saat tahun baru nanti. Polri menjamin malam perayaan Natal dan tahun baru 2019 akan berjalan kondusif.

"Masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir saat malan Natal dan tahun baru nanti. Polri akan terus melakukan pengamanan," tegas Dedi.