Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
2 WNA Pengedar Narkoba Meksiko-Bali Ditangkap, Selundupkan Kokain Lewat Kelamin
27 Maret 2025 14:25 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
BNN menangkap perempuan berkebangsaan Argentina berinsial EG (45) dan laki-laki WN Inggris berinisial EJ (50). Keduanya diduga terlibat peredaran narkotika jaringan Meksiko-Bali.
ADVERTISEMENT
Dalam kasus ini, EG menyelundupkan kokain seberat 323,76 gram dengan cara melakban barang haram itu kemudian membungkusnya dengan sebuah kondom.
Kondom berisi narkoba disembunyikan perempuan yang berprofesi sebagai penata rambut itu di kelaminnya.
"Modus penyelundupan yang digunakan adalah vaginal insert, di mana narkotika disembunyikan di dalam alat kelamin," kata Humas Bea Cukai Ngurah Rai, Bowo Prameodito dalam keterangan rilis, Kamis (27/3).
EG ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Selasa (25/3), sekitar pukul 18.00 WITA. EG saat itu baru mendarat dengan maskapai Emirates EK368 dengan rute Dubai-Denpasar.
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai menemukan serbuk putih dalam alat kelaminnya saat melewati mesin pemeriksaan X-ray.
EG mengaku menerima upah sebesar 3.000 dolar AS atau setara Rp 51 juta untuk menyelundupkan kokain seorang diri dari Meksiko ke Pulau Dewata.
ADVERTISEMENT
EG selanjutnya diserahkan ke BNN Bali. Berdasarkan hasil penyelidikan, barang haram itu diduga hendak diserahkan kepada WN Inggris berinisial EJ.
Petugas BNN akhirnya menangkap EJ di sebuah guest house di wilayah Kerobokan, Kabupaten Badung, Rabu (26/3) malam. EJ saat ini masih mendalami pemeriksaan di BNN Bali.
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Rudy Ahmad Sudrajat menduga kokain itu akan dijual ke warga dan turis di Bali. EG dan EJ mengaku tidak saling kenal.
"Saat ini tersangka sudah diamankan di BNNP Bali untuk dilakukan pendalaman terkait jaringan yang terlibat. Sedangkan untuk barang bukti dikirim ke labfor untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya.