Percekcokan Mahasiswi Koas Pirngadi Medan dengan Pasien Berakhir Damai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dokter muda terlibat cekcok di RSUD Dr Pirngadi, Medan (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dokter muda terlibat cekcok di RSUD Dr Pirngadi, Medan (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Mahasiswi koas, Fladiniyah, dan pengunjung RSUD Pirngadi, Maya Sylvia, yang sempat terlibat cekcok beberapa waktu yang lalu akhirnya berdamai. Kasus itu sebelumnya sempat viral di media sosial pada Senin (10/4).

Perdamaian keduanya berlangsung di Polsek Medan Timur pada Kamis (13/4) malam.

“Sudah damai, terkait laporan sudah dicabut dan diselesaikan dengan restorative justice,” kata Kapolsek Medan Timur, Rona Tambunan kepada kumparan, Jumat (14/4).

Rona menjelaskan perdamaian keduanya dapat berlangsung atas iktikad baik kedua belah pihak.

“Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan kekeluargaan. Kejadian ini merupakan suatu keteledoran sehingga perdamaian ini dijadikan pembelajaran untuk ke depannya,” kata Rona.

Keduanya pun menandatangani perjanjian berkas di Polsek Medan Timur kemudian berpelukan.

Sebelumnya, dalam video viral itu, keduanya tampak cekcok masalah parkir di area RSUD Dr Pirngadi, Kota Medan.

“Ini ya, we, dokter ini, galak banget, tengok ya, ini ada gilanya ini, kok nantang-nantang, mukul-mukul mobil orang,” kata Maya dalam video itu.

Dalam video tersebut juga terlihat Fladiniyah membuka pintu mobil dan menarik paksa perekam video keluar dari mobil.

“Ini pemukulan, dia narik-narik saya,” kata Maya dalam videonya.

Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, menjelaskan cekcok itu disebabkan karena urusan parkir. Pengunjung yang ingin keluar membunyikan klakson berkali-kali, kemudian keduanya saling tersulut emosi.