230 Pelajar di Banggai Kepulauan, Sulteng, Keracunan MBG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan meninjau siswa yang keracunan usai menyantap MBG, Rabu (17/9/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan meninjau siswa yang keracunan usai menyantap MBG, Rabu (17/9/2025). Foto: Dok. Istimewa

230 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA di Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (17/9).

Para siswa dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mengalami gejala seperti gatal, mual, pusing, hingga ada yang mengalami kejang-kejang.

“230 siswa dirawat di Rumah Sakit Trikora Salakan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, Kamis (18/9).

Ronaldus menjelaskan, Polres Banggai Kepulauan bergerak cepat setelah menerima laporan keracunan massal tersebut. Polisi langsung ke lokasi dan menurunkan ambulans untuk mengevakuasi para siswa ke rumah sakit.

“Kami langsung ke rumah sakit dan juga sediakan ambulans. Beberapa anggota juga melakukan pengamanan di area rumah sakit untuk memastikan kelancaran penanganan,” ujarnya.

Meski harus mendapat perawatan, kata Ronaldus, kondisi para siswa secara umum stabil.

Ini Menunya

Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan meninjau siswa yang keracunan usai menyantap MBG, Rabu (17/9/2025). Foto: Dok. Istimewa

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Dari pemeriksaan awal, menu makanan yang disantap terdiri dari ikan tuna saus, tahu goreng, sayur asam jagung, dan buah jeruk.

“Kami pasti selidiki penyebab pasti anak-anak ini keracunan,” tegas Ronaldus.

Polres Bangkep juga berkoordinasi dengan Pemda Bangkep dan penyedia makanan untuk mengirimkan sampel ke Laboratorium Badan POM Luwuk.

“Kami tidak akan berspekulasi. Kami menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” tandasnya.

Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan meninjau siswa yang keracunan usai menyantap MBG, Rabu (17/9/2025). Foto: Dok. Istimewa