238 Karyawan Pabrik LG di Cikarang Positif Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
LG. Foto: Robert Galbraith/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
LG. Foto: Robert Galbraith/Reuters

Pabrik LG yang berada di Kawasan Industri MM 2100, Cikarang, Kabupaten Bekasi tak luput dari penyebaran virus corona. Setidaknya ada 238 karyawan yang terkonfirmasi positif virus corona.

Hal tersebut dibenarkan juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah. Pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan tracing.

"Iya. Masih di-tracing. (Jumlah positif) 238," kata Alamsyah saat dikonfirmasi, Selasa (25/8).

Alamsyah mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan seluruh karyawan di pabrik tersebut. "Semua (karyawan diperiksa), lebih dari 600," kata Alamsyah.

Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Menurut Alamsyah, awal mula karyawan yang tertular virus corona adalah staff office. Saat ini, pperasional perusahaan untuk sementara ditutup.

"Sudah ditutup dari Senin. Semuanya (operasional). Standar 14 hari penutupan nanti evaluasi lagi," kata Alamsyah.

Terkait adanya ratusan karyawan LG yang positif virus corona ini, juru bicara pemerintah dan Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan pemda untuk mengevaluasi izin operasional perusahaan atau industri di tengah pandemi virus corona.

"LG Electronic di Cibitung ada di Kabupaten Bekasi, kami sampaikan bahwa industri yang membuka atau perkantoran yang buka operasionalnya, pertama dapat izin dari pemda," kata Wiku saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (25/8).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. Foto: BNPB

Wiku juga meminta perusahaan mempersiapkan berbagai upaya sebelum mengajukan izin ke pemda.

"Sebelum dapat izin, industri tersebut harus melakukan upaya mulai dari prakondisi, timing, prioritas dan selalu konsultasi dengan Pemda dan monitoring evaluasi," terangnya.

kumparan post embed

----------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona