24 Jam Gencatan Senjata, Tank Israel Tembak Desa di Selatan Lebanon

24 jam setelah gencatan senjata, sebuah tank Israel menembak dua desa di kota Markaba yang berada di selatan Lebanon, Kamis (28/11).
Keterangan itu disampaikan otoritas keamanan Lebanon kepada kantor berita Reuters, beberapa saat setelah kejadian. Artinya, serangan itu menunjukkan Israel telah melanggar kesepakatan.
Sumber keamanan itu mengatakan dua orang terluka karena serangan Israel. Saat bersamaan kantor berita Lebanon menyebut kedua korban luka dirawat di rumah sakit.
Sampai sekarang belum ada keterangan dari pihak Israel maupun Hizbullah perihal serangan di selatan itu.
Adapun pada Rabu (27/11) kemarin Israel dan Hizbullah sepakat gencatan senjata. Perjanjian itu seharusnya menjadi penanda penghentian pertempuran selama setahun di Lebanon.
Bahkan, setelah gencatan senjata warga Israel dan Lebanon yang rumahnya berada di zona perang nampak mulai pulang.
Hizbullah setelah gencatan senjata menyatakan, mereka tetap akan melanjutkan perlawanan.
Sedangkan Israel kini memfokuskan serangan ke Gaza. Selama setahun menggempur Gaza 43 ribu orang di sana kehilangan nyawa. Mayoritas korban jiwa adalah warga sipil termasuk perempuan dan anak.
