24 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Terluka Akibat Serangan Israel ke Gaza

7 Agustus 2022 4:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Warga Palestina memeriksa bangunan yang terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, Sabtu (6/8/2022). Foto: Mohammed Salem/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga Palestina memeriksa bangunan yang terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, Sabtu (6/8/2022). Foto: Mohammed Salem/REUTERS
ADVERTISEMENT
Rentetan serangan Israel ke jalur Gaza menambah korban jiwa. Dilaporkan, 24 orang termasuk di antaranya enam orang anak-anak tewas akibat serangan pada Sabtu (6/8). Namun, Israel membantah melakukan serangan yang menewaskan anak di bawah umur.
ADVERTISEMENT
Kementerian kesehatan Gaza menyalahkan agresi Israel atas kematian tersebut. Salah satu korban tewas juga termasuk seorang wanita tua. Sementara 203 orang lainnya dilaporkan terluka.
Jabalia, sebuah kota yang terletak 4 Km sebelah utara Kota Gaza, turut terdampak serangan. Bahkan dilaporkan ada anak-anak yang menjadi korban tewas. Tetapi, Israel membantah serangan itu, dan menuding itu adalah roket dari kelompok Jihad Islam yang salah sasaran.
"Pasukan keamanan Israel tidak menyerang di Jabalia dalam beberapa jam terakhir. Telah terbukti tak terbantahkan bahwa insiden ini adalah akibat salah tembak roket yang diluncurkan Jihad Islam," kata pihak Israel, dikutip dari AFP.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kami memiliki video milik kami yang membuktikan tanpa keraguan bahwa insiden ini bukan hasil dari serangan Pasukan Pertahanan Israel," sambungnya.
Roket Palestina ditembakkan dari Kota Gaza sebagai pembalasan atas serangan udara Israel sebelumnya pada Jumat (5/8/2022). Foto: Mahmud Hams/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Roket Palestina ditembakkan dari Kota Gaza sebagai pembalasan atas serangan udara Israel sebelumnya pada Jumat (5/8/2022). Foto: Mahmud Hams/AFP
Belum dibeberkan berapa jumlah korban tewas di Jabalia. Namun yang terkonfirmasi adalah seorang anak berusia lima tahun, dalam serangan udara pada Jumat (5/8) dari pihak Israel, berdasarkan keterangan dari Kementerian Kesehatan.
ADVERTISEMENT
Israel menghujani Gaza dengan roket dengan menargetkan komandan top Jihad Islam, Taysir al-Jabari 'Abu Mahmoud', komandan Brigade Al-Quds di wilayah utara Jalur Gaza. Ia tewas dalam serangan Israel tersebut.
Pihak Jihad Islam menyebut serangan itu merupakan deklarasi perang. Jihad Islam kemudian membalas dengan menembakkan 100 roket ke Israel. Jihad Islam dikenal sebagai milisi terkuat kedua di Gaza setelah Hamas. Hingga kini, ketegangan masih terjadi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020