Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
26 Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: Belajar di Kelas Darurat
21 Maret 2025 13:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat ada 26 sekolah yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Kamis malam (21/3). Untuk sementara, proses belajar mengajar akan dilakukan di kelas-kelas darurat yang telah disiapkan Dinas Pendidikan setempat.
ADVERTISEMENT
“Jadi kami sudah mendata ada 26 sekolah yang terdapat di kawasan rawan bencana dan ini sudah menjadi perhatian kami untuk bisa dilakukan revitalisasi,” kata Wamendikdasmen Fajar Ul Haq di KemenkoPMK, Jakarta Pusat, Jumat (21/3).
“Tapi yang paling penting yang sudah kami lakukan adalah memastikan anak-anak kita tetap bisa mendapat layanan pendidikan di ruang kelas darurat dan kami sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” tambah dia.
Fajar mengatakan, proses pembelajaran akan dibuat sederhana untuk sementara waktu, sehingga hanya mata pelajaran wajib yang akan diajarkan.
“Karena situasinya darurat kita melakukan penyederhanaan indikator capaian pembelajaran. Jadi yang sifatnya pokok yang sifatnya wajib itu yang kami tekankan,” ucapnya.
Fajar juga memastikan ketersediaan guru untuk proses mengajar di sekitar Gunung Lewotobi tetap terpenuhi. Kemendikdasmen juga telah mengirimkan ribuan buku pelajaran dan buku bacaan guna menunjang proses pembelajaran.
ADVERTISEMENT
“Yang kedua juga mengenai ketersediaan guru itu alhamdulillah masih bisa dipenuhi dengan keberadaan guru di daerah terdampak dan kami ada UPT di Kupang basisnya itu BBPMP yang juga ikut mendampingi dengan Dinas Pendidikan setempat kemudian kami juga sudah mengirim sejumlah ribuan buku ya baik buku teks maupun buku bacaan ke tempat-tempat di mana anak-anak kita itu,” pungkasnya.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi, Kamis (20/3) pukul 22.56 WITA. Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki yang sebelumnya berada pada status III atau Siaga, kini naik ke level IV atau Awas.
Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WITA, ledakan besar terjadi di gunung kembar ini. Letusan membuat warga di beberapa desa berhamburan keluar. Terdapat satu korban mengalami luka-luka dan lebih dari 4 ribu warga telah mengungsi.
ADVERTISEMENT