News
·
8 September 2020 11:39

3 Aksi Kaesang Pangarep 'Jaili' Penjual Online Penipu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
3 Aksi Kaesang Pangarep 'Jaili' Penjual Online Penipu  (40513)
Kaesang Pangarep Foto: Giovanni/kumparan
Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, kerap menanggapi akun penipu online. Ia membagikan sejumlah tangkapan layar percakapan dengan akun tersebut melalui akun Twitternya. Hingga kemudian aksi jailnya itu viral.
ADVERTISEMENT

Menang lelang

Pada Selasa (1/9), Kaesang membagikan isi Direct Message Instagramnya yang menyebut ia menang lelang dari akun @luckycatsauction. Ia diminta mengisi data diri dan mengirimkan sejumlah uang ke rekening atas nama Aan Ramadani.
"Sumpah ngakak ada yang mau nipu saya. Niatnya mau nipu karena saya menang auction. Padahal udah semangat nipu," tulis Kaesang.
Awalnya, ia menanyakan lelang tersebut karena ia telat merespons lebih dari 24 jam. Akan tetapi, akun tersebut menyatakan itu masih berlaku. Kemudian, Kaesang transfer ke rekening dengan memberikan keterangan 'halo Aan saya tahu kamu di mana'.
"Maafkan saya untuk Aan. Anda sudah termonitor," tambah Kaesang.
Akun tersebut kemudian menghapus postingannya itu dan meminta maaf.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan memproses hal tersebut setelah adanya laporan.
“Tunggu laporannya,” kata Argo kepada kumparan, Rabu (2/9).

Uang yang sudah transfer dikembalikan

Pada Senin (7/9), Kaesang mengunggah tangkapan layar ia membeli tiga baju dari sebuah online shop. Ia mengatakan, ia mendapat kalau akun tersebut merupakan penipu.
Ia telah mengirimkan order dengan detail alamat dan nomor telepon. Ia juga sudah membayar barang tersebut sebesar Rp 125 ribu. Akan tetapi, penjual itu berdalih, barang tersebut telah habis. Kemudian, nomor kontak Kaesang diblok.
"Saya sudah kasih alamat sampe mereka tanya lagi gimana kelanjutan ordernya. Setelah saya transfer, duit saya malah dikembaliin dan diblok saya," cuit Kaesang.
ADVERTISEMENT

Borong iPhone 100 Buah

Yang terbaru, Kaesang mencoba iseng memborong iPhone sebanyak 100 buah, masing-masing seharga Rp 250 ribu. Akan tetapi, kontak WhatsAppnya diblok setelah menanyakan nomor rekening untuk mentransfer uang.
"Belom transfer duitnya tapi saya udah diblok," tulis Kaesang.