3 Balita Jadi Korban Luka Imbas Kecelakaan Kereta dan Motor-Mobil di Prambanan
ยทwaktu baca 2 menit

Polresta Sleman melaporkan jumlah korban dalam kecelakaan yang melibatkan KA 161 Bangunkarta dengan sepeda motor dan mobil di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan-Maguwo di Prambanan, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11).
3 Tewas dan 6 luka dalam insiden ini. Dari 6 orang korban, 3 di antaranya adalah balita.
"Korban meninggal dunia (inisial) GJAG (26) alamat Tanjungsari, Manisrenggo (Klaten). S laki-laki alamat Sorosutan, Umbulharjo (Kota Yogyakarta, K perempuan alamat Sorosutan Umbulharjo (Kota Yogyakarta)," ujar Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, dalam keterangannya.
Mereka yang meninggal dunia merupakan dua pengendara motor dan satu pembonceng.
Sementara korban luka berdasarkan data Polresta Sleman sebagai berikut:
1.OENS (sopir) laki-laki 26 tahun, alamat Lamper Tengah, Semarang Selatan. Saat ini dirawat di RS Bhayangkara.
2. KMP perempuan 2 tahun, alamat Lamper Tengah, Semarang Selatan. Saat ini dirawat di RSI PDHI Kalasan.
3. NSA, perempuan 26 tahun, alamat Lamper Tengah, Semarang Selatan. Dirawat di RS Bhayangkara.
4. MA, umur 2 bulan, alamat Lamper Tengah, Semarang Selatan. Saat ini dirawat di RSI PDHI Kalasan.
5. SA asal Brebes, Jawa Tengah. Saat ini sedang diobservasi RSI PDHI Kalasan.
6. EAS perempuan umur 1 tahun 7 bulan. Saat ini sedang diobservasi RSI PDHI Kalasan.
Berdasarkan informasi empat korban yang berasal dari Semarang adalah pengendara dan penumpang mobil Toyota Calya yang tertabrak kereta.
Sementara dua korban lain adalah pejalan kaki.
"(Yang luka-luka) 4 orang berada dalam mobil, 2 orang pejalan kaki," kata Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto dikonfirmasi wartawan.
