3 Bocah di Tulungagung Tercebur di Kolam Ikan, 2 Tewas Tenggelam

7 Juni 2024 19:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kolam ikan di Dusun Ngipik, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, lokasi tiga bocah yang tercebur. Foto: Dok. Polres Tulungagung
zoom-in-whitePerbesar
Kolam ikan di Dusun Ngipik, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, lokasi tiga bocah yang tercebur. Foto: Dok. Polres Tulungagung
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tiga bocah di Tulungagung tercebur di kolam ikan dekat rumahnya. Peristiwa ini terjadi di Dusun Ngipik, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Jumat (7/6).
ADVERTISEMENT
Dua dari tiga bocah itu tewas tenggelam di kolam ikan sedalam 1,3 meter tersebut. Korban yang meninggal yakni berinisial KRN, perempuan (3 tahun) dan TAN, perempuan (4 tahun). Sedangkan Y, laki-laki (6 tahun), berhasil selamat.
Kapolsek Boyolangu, Iptu Tarmadi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Awalnya, tiga bocah itu asyik bermain di sekitar kolam ikan tersebut. Kemudian, mereka melintas di atas papan kayu yang terpasang di tengah-tengah kolam.
"Di TKP itu ada papan kayu yang tebalnya 2 sentimeter, lebarnya sekitar setengah meter, panjangnya sekitar 4 meter itu sepertinya enak dilewati," ujar Tarmadi kepada wartawan, Jumat (7/6).
Kolam ikan di Dusun Ngipik, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, lokasi tiga bocah yang tercebur. Foto: Dok. Polres Tulungagung
Saat melintas, ketiganya tiba-tiba tercebur diduga karena tidak bisa menjaga keseimbangan badan.
ADVERTISEMENT
Y berhasil menyelamatkan diri naik ke atas kolam. Ia langsung berlari ke rumahnya melaporkan bahwa KRN dan TAN masih tenggelam di kolam ikan itu.
"Anak itu jalan ke situ sepertinya tidak bisa menjaga keseimbangan. 3 anak ini kecebur semuanya," terangnya.
"Ternyata yang Y bisa naik terus lari mengabarkan kepada orang tuanya untuk kesini (kolam ikan)," tambahnya.
Kemudian, orang tua Y langsung mendatangi kolam tersebut dan melihat ternyata TAN sudah mengambang.
Sementara, KRN tak terlihat di permukaan air kolam dan menduga masih di dalam kolam tersebut. Orang tua Y pun meminta tolong kepada warga sekitar untuk mencari KRN.
"Setelah beberapa saat kemudian KRN diketemukan dalam kondisi sudah lemas tidak sadarkan diri dan mulut berbusa," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Kemudian, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Boyolangu oleh warga. "Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal dunia," kata dia.