3 Jemaah Umrah Indonesia Positif Corona, Dikarantina di Arab Saudi

kumparanNEWSverified-green

Jemaah melaksanakan Salat Subuh untuk umum setelah ditutup selama 7 bulan karena pandemi di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (18/10).  Foto: Dok. gph.gov.sa
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah melaksanakan Salat Subuh untuk umum setelah ditutup selama 7 bulan karena pandemi di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (18/10). Foto: Dok. gph.gov.sa

3 jemaah umrah asal Indonesia yang tergabung dalam kloter I positif corona. Akibatnya, ketiganya tidak diizinkan umrah pada Rabu (4/11) kemarin.

Informasi soal jemaah yang terkena corona ini dibenarkan oleh pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri).

"Benar. Dan saat ini dalam proses karantina juga PCR ulang," kata Waketum Amphuri Bidang DPD Azhar Ghazali kepada kumparan, Kamis (5/11).

Menurutnya, 3 orang jemaah itu sudah dipisahkan dengan jemaah lainnya. Pendampingan kesehatan ketiganya pun terus dilakukan.

"Ditangani dengan baik dan diberi tempat di hotel yang sama di ruang yang berbeda. Yang dikhususkan untuk penderita," ungkap Azhar.

Azhar yang tergabung dalam kloter I juga masih di Arab Saudi setelah menunaikan umrah pada Rabu sore waktu setempat kemarin.

Jemaah yang sudah umrah saat ini diwajibkan karantina lagi selama dua hari.

"Aman ini. Diperlakukan dengan baik," ujar Azhar.

Jemaah mendengarkan pesan KJRI Jeddah sebelum berangkat melaksanakan ibadah umrah dari hotel tempat mereka dikaratina. Foto: Dok. KJRI

Ketiga jemaah yang terkena corona itu diketahui saat petugas Kemenkes Arab Saudi melakukan tes swab kepada jemaah di hotel tempat mereka menginap. Tes usap dilakukan setelah dua hari dari tiga hari masa karantina.

Mereka yang hasilnya negatif corona, diizinkan umrah, sedangkan yang positif harus diisolasi.

X post embed

Hotel tempat menginap sendiri per kamar maksimal berisi 2 orang. Arab Saudi mewajibkan sepuluh persen dari kamar hotel difungsikan sebagai ruang karantina jemaah positif corona.

Jemaah kloter I ini terdiri dari 224 jemaah yang tiba di Arab Saudi pada Minggu (1/11). Salah satu syarat terbang umrah adalah mengantongi sertifikat PCR negatif corona dari lab tepercaya maksimal 72 jam sebelum keberangkatan.

Tiba di Saudi, mereka menginap di dua hotel berbintang di Makkah.

Arab Saudi memberi izin tinggal maksimal 10 hari bagi jemaah internasional, termasuk 3 hari karantina sebelum umrah. Sedangkan ibadah umrah (tawaf dan sai) hanya diizinkan satu kali saja.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: