3 Orang Luka dan Rumah Rusak Akibat Instalasi Listrik Meledak

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)

Ledakan listrik terjadi di daerah RT 2 RW 6, Kampung Cicadas, Gunungputri, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu terjadi pada Selasa kemarin (28/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Ledakan itu menyebabkan tiga orang luka serius. Para korban yakni Epi Anggraeni (22), dan dua anaknya, Opik Maulana (3), dan Nabila (1).

Baca juga: Terjadi Sejumlah Insiden Setelah Hujan Es di Jakarta

Saksi mata Iis (34), menjelaskan peristiwa itu. Rumah Iis dan para korban hanya dipisahkan sekat pintu, jadi satu rumah dibagi oleh dua keluarga. Siang itu Iis sedang beristirahat, awalnya dia mendengar bunyi seperti tabung televisi bocor. Kondisi saat itu juga belum hujan.

"Saya lagi istirahat, tiduran depan televisi, kalau di sini kan emang banyak anak kecilnya, saya enggak ada firasat apa-apa, cuma bunyi tabung televisi bocor saja pertamanya. Dari setengah jamnya itu, kaya bunyi sssss," jelas Iis ketika ditemui kumparan (kumparan.com) di rumahnya, Rabu (29/3).

Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)

Lalu, setelah itu Iis melakukan pengecekan. Ketika dia ke dapur, sekering rumahnya meledak dan pompa air di rumahnya juga meledak.

"Saya sambil nyuci di sini tiba-tiba saja pas saya ke dapur di sini sikring meledak keluar api, pompa air di depan juga meledak," ujarnya.

Kemudian dia mendengar suara ledakan dari rumah tetangganya yang menjadi korban itu. Saat itu Iis melihat adanya percikan api dari saluran listrik. Lalu, pintu yang mejadi sekat rumahnya dan korban pun terpental karena adanya ledakan.

"Meledak tiba-tiba saja. Keluar api dari saluran listrik itu ada percikan api. Terus ada ledakan hebat aja dari sini. Pintu ini kan (menjadi) sekat (antara rumah saya dan korban), mental gitu saja," tuturnya.

"Kaya didobrak orang satu RT aja," ujar Iis menjelaskan terpentalnya pintu karena ledakan.

Sementara, Ade (39) yang juga suami Iis, mengatakan bahwa suara ledakan sempat membuat kupingnya menjadi pengang. Ia sempat mengira kejadian tersebut adalah gempa bumi.

Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rumah warga yang tersetrum kabel sutet. (Foto: Anggi Dwiky Darmawan/kumparan)

"Ya pengang, sempet bingung ini gempa apa (bukan), kan gelap (setelah terjadinya ledakan)," jelas Ade.

"Sudah enggak biasa (suara ledakannya). Ke ujung RT (02) saja kedengaran katanya, kata orang-orang," imbuh Ade mengenai suara ledakan.

Tetangga lainnya, Warsudi (46) mengaku awalnya ia mendengar seperti suara sirine lalu suara ledakan. Setelah mendengar suara ledakan, ia mengaku langsung pingsan karena posisinya tidak jauh dari rumah korban.

"Saya lagi duduk di sini, terus kedengaran suara kaya sirine gitu, ngiuuuunngg, duar! (suara ledakan). Saya juga langsung pingsan kan," jelasnya.

Lalu setelah ia sadar, ia melihat asap mengepul. "Pas saya sadar kok di atas pada gelap tuh saya kira putus, (ternyata) asap ngebul," ujarnya. Warsudi pun sempat memperlihatkan bekas luka yang ia dapatkan dari kejadian itu.

Ledakan instalasi listrik ini diduga karena kelebihan daya. Beberapa media menyebut ledakan karena sutet. Di lokasi sendiri tidak ada tiang atau kabel sutet yang rusak.